Rini: Dirut Bulog Baru Punya Tantangan Berat
Rabu, 31 Desember 2014 17:33 WIB
Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat mempunyai tantangan berat dalam pengembangan perusahaan itu ke depan.
Pasalnya, perusahaan pelat merah itu diharapkan menjadi stabilisator harga bagi petani dan masyarakat selain tetap harus berupaya memenuhi kewajiban untuk bisa mendulang keuntungan bisnis.
"Di sinilah dibutuhkan kepiawaian manajemen di mana dalam program mendukung swasembada pangan Bulog harus beli dari petani denga harga memadai, menjaga harga pasar tapi juga tetap dapat keuntungan yang cukup untuk bisa hidup," kata Rini dalam bincang-bincang di Kantor Kementerian BUMN Jakarta, Rabu.
Rini menuturkan, lembaga itu harus mampu berkomunikasi dengan petani agar bisa memenuhi kebutuhan mereka akan harga jual produk pertanian yang memadai.
Artinya, Bulog harus bisa membeli produk pertanian dengan harga yang menguntungkan bagi petani agar ada kepastian produksi.
"Ini yang harus menjadi tanggung jawab Bulog untuk menghitung itu dan dapat berkomunikasi dengan petani untuk tahu berapa harga yang memadai itu," ujarnya.
Lembaga itu, lanjut Rini, juga punya tanggung jawab menjaga kestabilan harga pangan pokok untuk konsumen.
Pemerintah menetapkan ada tujuh pangan pokok yang menjadi prioritas yakni beras, jagung, kedelai, gula, bawang merah, cabai dan daging sapi.
Selanjutnya, meski tidak menetapkan target keuntungan perusahaan, Rini berharap Bulog bisa tetap meraih penghasilan yang cukup untuk kelangsungan hidup perusahaan.
"Tidak ada target profit. Tapi, untuk kelangsungan hidup perusahaan tentu harus punya penghasilan untuk bayar karyawan, renovasi gudang atau pengembangan lainnya," katanya.
Menteri BUMN Rini Soemarno telah menunjuk Lenny Sugihat menjadi Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) yang baru menggantikan Budi Purwanto yang menjabat sebagai Plt Dirut Bulog sejak 24 November lalu.
Lenny tadinya adalah direksi Bank Rakyat Indonesia dan menjabat sebagai Direktur Pengendalian Risiko Kredit. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Puncak HUT Pertamina Ke-68, Dirut Pertamina kawal misi kemanusiaan di Aceh
11 December 2025 9:00 WIB
Mantan Dirut PT Semen Padang kirimkan bantuan Rp50 juta untuk korban banjir bandang di Pauh
08 December 2025 19:32 WIB
Kunjungan Menteri ESDM dan Dirut Pertamina tinjau ketersediaan energi dan bantuan kemanusiaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar
04 December 2025 10:59 WIB
Mendarat di Padang, Dony Oskaria langsung rapat dengan Dirut BUMN, bahas bantuan banjir
01 December 2025 12:26 WIB
Dirut PT Semen Padang serahkan bantuan senilai Rp210 juta untuk penanganan bencana ke Gubernur
29 November 2025 11:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018