
Dirut ANTARA sebut AI hanya boleh menjadi jadi alat bantu, bukan penentu

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Benny Siga Butarbutar menegaskan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) hanya boleh menjadi alat bantu, bukan penentu dalam pembuatan sebuah karya jurnalistik.
Hal itu disampaikan Benny menanggapi pertanyaan mengenai pesatnya perkembangan AI yang kini merambah ke industri media.
“AI itu harus menjadi pengarah dan bukan penentu. Nah, penentunya tetap jurnalis,” kata Benny di sela peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Serang, Banten, Minggu.
Benny menilai perkembangan AI juga membawa dampak positif bagi industri media, salah satunya adalah AI bisa digunakan untuk memangkas waktu dalam kerja-kerja terkait jurnalisme.
“Dia membuka peluang karena dia membantu mempercepat proses. Contohnya untuk di level wartawan mengambil keputusan ini diliput atau enggak, sepenting apa, relevan apa enggak,” ujarnya.
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor:
Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
