Bentrokan di Benghazi Libya Tewaskan 16 Tentara Pro-Pemerintah
Selasa, 23 Desember 2014 6:29 WIB
Benghazi, Libya, (Antara/AFP) - Bentrokanantara pasukan pro-pemerintah dan milisi Islam di kota timur Libya, Benghazi, Senin, menewaskan 16 orang dan puluhan luka-luka.
Pasukan yang setia kepada mantan jenderal Khalifa Haftar dan
Perdana Menteri Abdullah al-Thani yang diakui secara internasional telah berjuang selama berpekan-pekan menghadapi kelompok Islam yang telah menguasai sebagian besar kota kedua Libya, dan ibu kota Tripoli.
Benghazi Medical Centre mengatakan menerima mayat tujuh orang dan 35 korban terluka dalam bentrokan itu, sementara rumah sakit Al-Jala mengatakan menerima empat jasad dan 25 luka-luka.
Sumber-sumber medis mengatakan para korban semua dari jajaran Haftar dan pasukan pro-pemerintah.
Milisi Islam jarang melaporkan korban mereka.
Pertempuran berkecamuk di selatan dan tengah Benghazi, kata sumber-sumber keamanan.
Lebih jauh ke timur, di kubu Islamis Derna, lima tentara
tewas pada Senin ketika orang-orang bersenjata menyerang sebuah pos pemeriksaan di pinggiran barat kota Dahr el-Ahmar, kata seorang juru bicara militer.
Awal bulan ini kelompok Islam menggelar parade militer di Derna dengan tank-tank dan kombatan membawa bendera hitam.
Tiga tahun setelah diktator Moamer Gaddafi digulingkan dan dibunuh dalam pemberontakan didukung NATO, Libya kini dibanjiri dengan senjata dan milisi yang kuat, dan menjalankan dua pemerintah saingan serta parlemen. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018