Ledakan Bom di Desa Syiah Bahrain Lukai Tiga Polisi
Sabtu, 20 Desember 2014 21:30 WIB
Manama, (Antara/Reuters) - Sebuah ledakan bom di satu desa Muslim Syiah di Bahrain Jumat melukai tiga polisi, kata kementerian dalam negeri, dalam tanda lebih lanjut dari sentimen anti-pemerintah
sejak oposisi memboikot pemilu bulan lalu.
Satu pemberontakan 2011 oleh mayoritas Syiah menuntut lebih
demokrasi di kerajaan Teluk Arab yang diperintah Muslim Sunni itu, di mana Armada Kelima AS berpangkalan sebagai benteng melawan Iran. Negara itu terus dilanda kerusuhan termasuk serangan bom.
Ledakan bom Jumat terjadi di Bani Jamra, satu desa Syiah di barat laut ibu kota Manama yang digambarkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai "ledakan teroris" dalam pernyataan yang dimuat
di akun Twitter-nya.
Pernyataan itu mengatakan, pihak berwenang mengambil "langkah-langkah yang diperlukan", tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Awal bulan ini, seorang warga Bahrain tewas dan warga asing terluka oleh bom di barat daya desa Manama. Kelompok terbesar oposisi Syiah Bahrain, Al Wefaq, mengutuk serangan itu.
Pemerintah Bahrain telah menuduh Iran menghasut kerusuhan Syiah di negara pulau kecil. Tetapi Republik Islam Iran membantahnya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi amankan benda mirip bom di Bandung, hasil pemeriksaan Jibom ternyata kayu
19 December 2025 15:32 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018