AS-Mesir Sepakat Lanjutkan Hubungan Militer, Intelijen
Jumat, 19 Desember 2014 13:15 WIB
Washington, (Antara/Xinhua-OANA) - Para pemimpin AS dan Mesir pada Kamis (18/12) sepakat untuk melanjutkan hubungan militer dan intelijen di antara kedua negarai mereka.
Dalam satu percakapan telepon, Presiden AS Barack Obama dan timpalannya dari Mesir Abdel Fattah As-Sisi "sepakat mengenai pentingnya untuk melanjutkan hubungan militer dan intelijen erat di antara negara mereka", kata Gedung Putih di dalam satu pernyataan.
Obama, katanya, menegaskan komitmen AS bagi kemitraan strategis dengan Mesir, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat. Obama juga menekankan pentingnya kerja sama bilateral guna mendorong "kepentingan bersama" dalam bidang kontra-terorisme dan keamanan regional.
Pemimpin Amerika itu juga menyampaikan keprihatinan mengenai masalah hak asasi manusia di Mesir, termasuk pengadilan massal, dan mendorong As-Sisi agar "menampung aspirasi politik, ekonomi dan sosial rakyat Mesir", kata Gedung Putih.
Pada tahun fiskal 2015, rancangan pengeluaran yang disahkan Kongres pada Sabtu (13/12), Pemerintah Obama telah mengalokasikan 1,4 miliar dolar AS untuk bantuan buat Mesir, dalam bentuk bantuan militer. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mesir melangkah ke semifinal Piala Afrika 2025 setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
11 January 2026 6:29 WIB
Lima pelajar asal Pariaman lanjutkan pendidikan tinggi ke Mesir dan Arab Saudi
12 September 2025 16:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018