Indonesia Kutuk Serangan Terhadap Sekolah di Peshawar
Rabu, 17 Desember 2014 9:18 WIB
Jakarta, (Antara) - Pemerintah Indonesia mengutuk serangan terhadap sekolah milik Angkatan Darat Pakistan di Peshawar, Pakistan Baratlaut, oleh kelompok bersenjata yang menewaskan sedikitnya 141 orang dan melukai 133 orang lagi, kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia di Jakarta, Selasa.
Kemlu melalui keterangan persnya menjelaskan tindakan tak berprikemanusiaan yang terjadi pada 16 Desember 2014 tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.
Pemerintah Indonesia menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa --132 siswa dan sembilan staf-- kepada keluarga, rakyat dan Pemerintah Pakistan.
Menurut Kemlu, Pemerintah Indonesia menyampaikan dukungan dan solidaritas kepada rakyat dan Pemerintah Pakistan dalam situasi yang sulit ini.
Menurut keterangan dari Perwakilan RI di Pakistan, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Kemlu RI menghimbau WNI di Pakistan untuk tetap waspada dan berhati-hati. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aliansi Peradaban PBB kutuk pembakaran Al Quran di Swedia, sebut sebagai tindakan keji
24 January 2023 6:02 WIB, 2023
LPOI dan LPOK kutuk keras aksi pembakaran Al Quran oleh politisi Swedia
23 January 2023 16:37 WIB, 2023
Pakistan bergabung dengan negara-negara muslim kutuk serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa
08 August 2022 13:49 WIB, 2022
Pasar Bawah Bukittinggi diduga sengaja dibakar OTK, Wako Erman Safar kutuk pelaku jika terbukti (Video)
24 November 2021 13:57 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018