Hollande akan Bahas Krisis Ukraina dengan Putin
Sabtu, 6 Desember 2014 15:58 WIB
Almaty, Kazakhstan, (Antara/AFP) - Presiden Prancis Francois Hollande akan melakukan kunjungan tidak terjadwal ke Moskow untuk membahas krisis di Ukraina dengan rekannya Presiden Rusia Vladimir Putin, kata kantor Kepresidenan Prancis, Sabtu.
Presiden Hollande akan singgah di ibu kota Rusia dalam perjalanan pulang dari kunjungan ke Kazakhstan, sehari setelah ia bersumpah untuk mengupayakan "deeskalasi" dalam krisis Ukraina. Hollande kemungkinan akan bertemu Putin di bandara di Moskow.
Mengingat bahwa krisis Ukraina selama delapan bulan - yang telah memicu kebuntuan terburuk antara pihak Timur dan Barat sejak akhir Perang Dingin - menimbulkan "ancaman serius bagi perekonomian seluruh wilayah", Hollande berjanji "bekerja sama menemukan semua hal yang akan memungkinkan ... upaya untuk memulai deeskalasi".
Uni Eropa dan Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi terhadap Rusia atas terjadinya krisis, di mana pemerintah Rusia telah mengambil wilayah semenanjung Krimea milik Ukraina, dan sebanyak 4.300 orang meninggal akibat pertempuran di bagian timur Ukraina antara pasukan pemerintah Ukraina dengan kelompok separatis pro-Rusia.
Akibat ketegangan antara pihak Timur dan Barat itu, Prancis telah dipaksa untuk menunda pengiriman dua kapal pengangkut helikopter kelas Mistral yang sedang dibuat oleh Prancis untuk Rusia dalam kontrak senilai 1,2 miliar Euro (setara 1,5 miliar dolar AS).
Prancis akan menghadapi denda besar jika melanggar kontrak dengan Rusia, namun Prancis juga harus menghadapi kemarahan para sekutunya di seluruh dunia jika memberikan produk berteknologi tinggi itu kepada Rusia, dengan adanya krisis di Ukraina yang masih bergejolak.
Dengan ekonomi yang sedang mandek, Prancis berada pada posisi yang terbebani dengan dua kapal perang besar, yang dilengkapi dengan teknologi Rusia, yang tidak dapat dijual kepada klien lain.
Salah satu dari dua kapal perang itu seharusnya sudah diantarkan pada November tahun ini, sesuai dengan ketentuan dalam kesepakatan antara Rusia dan Prancis yang ditandatangani pada 2011. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018