Mesir akan Adili 31 Orang Terkait Pembunuhan Syiah 2013
Jumat, 5 Desember 2014 6:10 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Tiga puluh satu terdakwa akan diadili
di Mesir akhir bulan ini atas tuduhan terkait dengan pembunuhan warga empat Syiah pada 2013 di luar Kairo, menurut pernyataan pengadilan Kamis.
Keempatnya, termasuk seorang ulama, dibunuh pada 23 Juni tahun lalu ketika massa yang bermusuhan menyerang satu rumah di mana mereka telah berkumpul di desa Abu Mussalam, di Provinsi Giza.
Tuduhan-tuduhan termasuk pembunuhan empat orang itu, percobaan pembunuhan terhadap 13 lainnya, pengrusakan dan pembakaran. Sidang akan dibuka pada 21 Desember.
Pembunuhan terjadi pada bulan sebelum tentara menggulingkan presiden terpilih dari kubu Islam Mohamed Moursi, dan diikuti beberapa pekan retorika beracun anti-Syiah di media Mesir dan dari para pemimpin Islam Sunni.
Kantor Moursi mengecam pembunuhan-pembunuhan itu.
Muslim Syiah membentuk hanya satu persen dari penduduk Mesir yang terutama terdiri Muslim Sunni.
Sunni secara tradisional menentang Syiah, yang mengajarkan bahwa banyak sahabat Nabi Muhammad SAW yang dihormati oleh Sunni korup dan merebut kekuasaan dari penerus yang sah dan sepupunya, Ali.
Syiah juga sering dituduh berada di bawah pengaruh mayoritas Syiah Iran. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018