Rusia Berharap Pertahankan Ekspor Senjata Meski Ada Sanksi
Rabu, 3 Desember 2014 6:42 WIB
Moskow, (Antara/Xinhua) - Rusia berharap tidak akan ada penurunan ekspor senjatanya pada 2014 meskipun ada sanksi Barat, seorang pejabat senior dari industri pertahanan mengatakan Selasa.
"Mulai musim semi, kami telah melakukan pekerjaan yang besar di pasar Amerika Selatan, Afrika, dan Asia," kata Sergei Chemezov, kepala konglomerat yang dikendalikan negara, Rostec.
Negosiasi memberikan harapan bahwa Rusia akan memberikan kompensasi kerugian ekspor senjata yang timbul akibat sanksi Barat, kata dia seperti dikutip kantor berita Interfax.
Menurut Chemezov, ekspor senjata Rusia menurun sebagian besar untuk senjata ringan yang digunakan untuk olahraga dan berburu, terutama yang dijual ke Amerika Serikat sebelum sanksi.
Kalashnikov Concern, perusahaan Rusia yang memproduksi senapan ikonik Kalashnikov dan mengekspor sekitar 40 persen senjata sipilnya ke Amerika Serikat, telah masuk daftar hitam Washington sejak Maret.
"Kami telah kehilangan pasar yang sangat besar," kata Chemezov. Namun, Rostec telah menemukan pasar baru pada 2014 untuk senjata Rusia, khususnya di Mesir dan India, sementara kontrak ekspor senjata ringan telah ditandatangani dengan Thailand dan Indonesia, katanya.
Presiden Vladimir Putin mengatakan pada November bahwa Rusia telah mengamankan sedikitnya 7,5 miliar dolar AS pada kontrak senjata dengan pelanggan asing sejak awal 2014.
Rusia, yang sudah menjadi pengekspor senjata utama dunia, menjual sekitar 15,7 miliar dolar AS senjata ke luar negeri -- terutama senapan, peluru kendali dan jet tempur -- pada 2013. Senjata buatan Rusia dipasok ke 66 negara, dan Moskow memiliki perjanjian kerja sama teknis militer dengan 85 negara. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kunjungan wisatawan menurun, pelaku wisata Ngarai Sianok berharap dukungan pemerintah
05 January 2026 14:34 WIB
Wako Fadly Amran berharap DPP LAKAM jadi mitra pemerintah jaga dan lestarikan adat Minangkabau
27 August 2025 12:55 WIB
HUT Bhayangkara ke-79, Wako Fadly Amran berharap sinergi Pemkot-Polri makin solid
01 July 2025 13:21 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018