Kelompok Terkait IS Akui Bunuh Warga Amerika di Mesir
Selasa, 2 Desember 2014 6:15 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Satu kelompok militan Mesir yang berjanji kesetiaan kepada organisasi Negara Islam (IS) bulan lalu telah menyatakan pihaknya berada di balik pembunuhan seorang pekerja minyak Amerika pada Agustus.
"Kami mengakui membunuh pengusaha minyak Amerika William Henderson di Gurun Barat" Mesir, kata Ansar Beit al-Maqdis di Twitter.
Pesan itu disertai dengan gambar kartu identitas kerja Henderson
dan paspornya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Sumber-sumber keamanan Mesir yang dihubungi oleh AFP Senin mengatakan, polisi telah menerima informasi bahwa para pelaku jihad telah membunuh Henderson pada Agustus.
Henderson, yang bekerja untuk perusahaan minyak AS Apache, dibunuh di dekat tempat kerjanya di Gurun Barat, kata sumber-sumber itu menambahkan.
Menurut laporan media AS yang mengutip orbituari Henderson dan majikan, yang berusia 58 tahun tewas dalam pembajakan mobil saat bekerja di lapangan minyak Karama pada 6 Agustus.
Ansar Beit al-Maqdis, yang berjanji setia kepada IS pada November, adalah bermarkas di Semenanjung Sinai dan telah ditetapkan sebagai satu "organisasi teroris" di Mesir.
Kelompok ini telah menewaskan puluhan polisi dan tentara di negara Afrika Utara itu sejak pihak militer menggulingkan presiden dari kubu Islamis Mohamed Moursi pada Juli tahun lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Koordinasi internal tata usaha terkait kebijakan WFA dan penjadwalan piket Lebaran
16 March 2026 17:47 WIB
KPK sita aset-aset dengan total nilai Rp100 miliar terkait kasus Yaqut Cholil Qoumas
13 March 2026 8:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018