Presiden Bakal Benahi Data Terkait Penerima Kartu
Rabu, 26 November 2014 10:53 WIB
Bengkulu, (Antara) - Presiden Joko Widodo menyatakan, jajaran pemerintahannya bakal membenahi data terkait jumlah penerima beragam kartu kepada warga miskin yang menerima bantuan sebagai bagian kompensasi dampak kenaikan harga BBM bersubsidi.
"(Ditemukan data jumlah penerima di) Kementerian Kesehatan beda, BPS beda, Kementerian Sosial beda," kata Presiden di sela-sela pemantauan penerima Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kantor Pos Bengkulu, Rabu.
Jokowi menyatakan hal tersebut, ketika ada wartawan yang menanyakan bedanya data jumlah warga miskin sesuai BPS dengan data jumlah penerima kartu.
Presiden mengemukakan bahwa pertanyaan yang layak diajukan adalah pihak pemerintahan memegang data yang mana, atau data institusi mana yang dipergunakan.
"Ini yang akan kita benahi. Kita akan perbaiki biar jelas," ujarnya.
Presiden juga menyatakan bahwa sesuai target yang ditentukan sebelumnya, pemerintah bakal merampungkan pendistribusian tahap awal Kartu Keluarga Sejahtera pada akhir tahun 2014 ini.
Untuk itulah, Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa dirinya "blusukan" ke berbagai daerah atau provinsi seperti yang telah dilakukan ke berbagai lokasi.
"Kami turun ke daerah atau provinsi biar ke depan kelihatan terang benderang dan jelas," tuturnya.
Setelah dari Bengkulu, Presiden diagendakan untuk terbang ke Provinsi Riau sebagai tempat terakhir yang disambangi dalam kunjungannya ke Pulau Sumatera, 25-26 November 2014. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendagri bakal gandeng Kementerian terkait untuk percepatan pemulihan pasca bencana di Tanah Datar
09 January 2026 20:01 WIB
Bersihkan dampak banjir bandang, Wako Fadly Amran bakal gelar goro bersama relawan
07 January 2026 14:56 WIB
Pemkab Pesisir Selatan Jadwalkan TKD untuk Bakal Calon Wali Nagari Pilwana 2025
04 December 2025 8:56 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018