Shebab Bertanggung Jawab Atas Serangan Bus di Kenya
Sabtu, 22 November 2014 19:25 WIB
Nairobi, (Antara/AFP) - Kelompok militan Shebab dari Somalia Sabtu mengaku bertanggung jawab atas satu serangan mematikan dengan sasaran bus di Kenya yang menewaskan 28 orang penumpang.
Seorang juru bicara kelompok itu menyatakan serangan tersebut sebagai balasan atas penyerbuan pasukan keamanan Kenya ke masjid-masjid sepekan terakhir di kota pelabuhan Mombasa.
"Mujahidin sukses melakukan operasi dekat Mandera pagi ini yang merenggut 28 jiwa sebagai balasan atas kejahatan-kejahatan yang dilakukan pasukan Kenya terhadap saudara Muslim di Mombasa," kata Ali Mohamud Rage, jubir kelompok itu, dalam satu pernyataan yang dikirim kepada kantor berita AFP.
Serangan atas bus tersebut terjadi setelah seorang ditembak hingga mati dan lebih 350 orang ditahan pekan lalu ketika pasukan keamanan Kenya melakukan penggeledahan di masjid-masjid di kota Momabasa, mencari senjata dan mereka yang bersimpati kepada Shebab.
Rage mengatakan Shebab "memberi tanggapan tidak membiarkan kejahatan-kejahatan ini tak terhukum."
Aksi pasukan keamaman itu menimbulkan ketegangan di satu kota yang sudah dilanda serangkaian pemboman dan penembakan dan penolakan personil polisi untuk membukan sepatu ketika memasuki masjid-masjid. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Patrick Kluivert rasakan kekecewaan penggemar dan nyatakan bertanggung jawab
14 October 2025 11:06 WIB
Pentingnya mempertimbangkan kesehatan mental dan kemampuan bertanggung jawab dalam Pidana
13 December 2024 18:06 WIB, 2024
Ferdy Sambo katakan siap bertanggung jawab atas tindak pidana yang dilakukannya
01 November 2022 14:01 WIB, 2022
Yordania kecam Israel dan minta bertanggung jawab atas eskalasi ketegangan di Al Aqsa
18 April 2022 9:17 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018