Pakistan-Rusia Tandatangani Pakta Kerja Sama Militer
Jumat, 21 November 2014 13:01 WIB
Islamabad, (Antara/AFP) - Pakistan dan Rusia Kamis menandatangani pakta kerja sama militer yang ditujukan untuk membawa perdamaian dan stabilitas di kawasan itu, kata kementerian pertahanan Islamabad.
Perjanjian ini ditandatangani dalam kunjungan Menteri Pertahanan Rusia Jenderal Sergei Shoigu dengan Menteri Pertahanan Pakistan Asif Khawaja.
"Penandatanganan perjanjian kerja sama militer antara kedua
negara yang signifikan di wilayah ini adalah tonggak sejarah," kata Asif setelah upacara penandatanganan dalam satu pernyataan kementerian.
"Kedua pihak akan menerjemahkan hubungan ini dalam hal nyata dan lebih lanjut untuk memperkuat hubungan militer," tambah Asif.
Pasangan ini berharap bahwa perjanjian tersebut akan membuka jalan untuk pertukaran pandangan dan informasi, serta isu-isu yang berkaitan dengan penguatan saling kepercayaan dan kegiatan keamanan, kontra-terorisme dan kontrol senjata internasional.
"Kunjungan yang pertama dari menteri pertahanan Federasi Rusia yang telah datang di saat yang sangat kritis ketika pasukan NATO yang dipimpin AS menarik diri dari Afghanistan pada akhir 2014," kata pernyataan itu.
"Selain mempromosikan hubungan bilateral pertahanan, kunjungan ini akan memungkinkan kedua negara untuk bergandengan tangan dalam membawa perdamaian dan stabilitas di kawasan," katanya menambahkan.
Rusia telah lama menjadi pemasok terbesar senjata ke India,
bersenjata nuklir saingannya Pakistan, pembeli senjata teratas di dunia.
Kantor berita negara Itar-Tass melaporkan pada Juni bahwa Rusia telah mencabut embargo pada pasokan senjata ke Pakistan dan mengadakan pembicaraan mengenai penyediaan helikopter tempur Islamabad.
Shoigu, yang disertai dengan delegasi tingkat tinggi 41-anggota, memuji keterampilan dan keahlian angkatan bersenjata Pakistan dalam memerangi perang melawan terorisme, kata kementerian pertahanan Pakistan.
"Masyarakat dunia tidak hanya memuji tetapi ingin melakukan bisnis dengan Pakistan sekarang," katanya mengutip Shoigu.
Selama tinggal, menteri pertahanan Rusia juga akan mengadakan
pembicaraan tingkat delegasi dengan pihak berwenang Pakistan selain bertemu dengan Perdana Menteri Nawaz Sharif. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
12 hari dirawat, atlet gimnastik Indonesia Naufal wafat saat pelatihan di Rusia
26 September 2025 8:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018