Mahasiswa Mesir Tewas Saat Pendukung Moursi-Polisi Bentrok
Sabtu, 8 November 2014 6:28 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Seorang mahasiswa tewas Jumat dalam bentrokan antara pendukung presiden terguling Mesir Mohamed Moursi dan polisi selatan Kairo, kata beberapa pejabat keamanan.
Kekerasan meletus ketika pendukung Moursi menggelar aksi protes setelah shalat Jumat di Provinsi Fayoum, 100 kilometer (62 mil) selatan ibu kota.
Polisi menggunakan gas air mata setelah pengunjuk rasa menembakkan senapan burung pada mereka, kata pejabat keamanan, dan menambahkan bahwa lima demonstran telah ditangkap.
Penyebab pasti kematian mahasiswa 19 tahun itu masih belum jelas, kata pejabat departemen kesehatan Medhat Syukri, dan menambahkan bahwa tiga polisi juga terluka.
Pendukung Moursi masih mencoba untuk melakukan protes menuntut
pemulihannya, namun aksi unjuk rasa mereka telah menyusut di tengah pemerintah melakukan tindakan keras mematikan sejak tentara menggulingkan kubu Islam tahun lalu.
Setidaknya 1.400 orang telah tewas dalam tindakan keras itu, sementara lebih dari 15.000 telah dipenjarakan dan ratusan lainnya dihukum mati.
Pihak berwenang telah memperketat keamanan di universitas-universitas setelah lebih dari selusin siswa tewas dalam kekerasan yang dipicu oleh protes-protes pro-Moursi selama tahun akademik terakhir yang berakhir pada April. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mesir melangkah ke semifinal Piala Afrika 2025 setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
11 January 2026 6:29 WIB
Lima pelajar asal Pariaman lanjutkan pendidikan tinggi ke Mesir dan Arab Saudi
12 September 2025 16:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018