Padang, (ANTARA) - Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Edi Indrizal mengutarakan masyarakat berhak mengetahui kualitas Calon Presiden 2014 agar terpilih sosok pemimpin yang benar-benar berkualitas. Karena itu perlu dilakukan terobosan agar pada Pemilihan Presiden 2014 masyarakat dapat mengetahui kualitas kandidat yang dipilihnya, kata dia di Padang, Rabu. Dikatakannya, selama ini dalam pilpres ditemukan karakter pemilih yang tidak tahu kualitas dan siapa sosok yang dipilih. Oleh sebab itu terobosan dalam bentuk sosialisasi politik secara masif tentang kualitas capres harus dilakukan sebagai upaya mencerdaskan pemilih, kata dia. Minimal publik harus tahu apakah kandidat tersebut mampu memimpin negara dan pemerintahan, tidak melakukan KKN dan suap, tidak melakukan tindak kriminal dan pelanggaran HAM, jujur, amanah serta mampu berdiri di atas semua kelompok, ujarnya. Untuk mengetahui hal tersebut, menurut dia, dapat digali dengan menggunakan survei opinion leader yang melibatkan para elit yang dianggap paham dan mengenal kandidat calon presiden. Menurut dia, jika tidak ada upaya untuk memberi tahu publik seperti apa kualitas capres dikhawatirkan presiden terpilih kurang berkualitas. Berdasarkan survei yang dilakukan LSI sepanjang 2012 tidak ditemukan satu tokoh capres yang memiliki dukungan di atas 10 persen. Hal itu disebabkan terlalu sedikit pemilih yang mampu menentukan pilihan, dimana jika mereka menentukan pilihan cenderung menyebar pada beberapa nama, kata dia. (*/sun)