Khartoum, (Antara/Xinhua-OANA) - Militer Sudan Selatan, Ahad (26/10), menyatakan sedikitnya 20 prajurit tewas dalam bentrokan dengan peternak bersenjata di Negara Bagian Buhairat pada Jumat (24/10). "Sekelompok peternak bersenjata pada Jumat menyerang kesatuan pasukan Angkatan Darat di daerah sekitar 40 mil dari Rumbaik, Ibu Kota Negara Bagian Buhairat," kata Juru Bicara Angkatan Darat Sudan Selatan Philip Aguer kepada Xinhua melalui telepon pada Ahad. Juru bicara mengatakan Sudan Selatan menyaksikan ketenangan yang relatif dalam beberapa hari belakangan, tapi ia mengakui bentrokan terbatas masih terjadi di bagian barat Negara Bagian Upper Nile. "Pasukan pemberontak, yang dipimpin oleh Riek Machar, menyerang daerah di bagian barat Negara Bagian Upper Nile dan militer Sudan Selatan menanggapi untuk mempertahankan diri," kata juru bicara itu, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin. Sudan Selatan telah menyaksikan bentrokan sengit bersenjata antara militer pemerintah dan tentara pembelot yang setia kepada mantan wakil presiden Riek Machar sejak pertengahan Desember tahun lalu. Bentrokan telah menewaskan ribuan orang di Sudan Selatan, dan memaksa sebanyak 1,8 juta orang lagi meninggalkan rumah mereka di negara paling muda di dunia itu. (*/sun)