Mesir Berikrar akan Balas Atas Penumpahan Darah Tentaranya
Minggu, 26 Oktober 2014 13:35 WIB
Kairo, (Antara/KUNA-0ANA) - Kabinet Mesir dalam pertemuan Sabtu mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah mendesak dan cepat untuk "membalas dendam atas pertumpahan darah tentaranya."
Dalam satu pernyataan, kabinet mendesak semua kekuatan politik dan partai-partai untuk bersatu dan bekerja sama untuk memenuhi tuntutan dua revolusi, 25 Januari dan 30 Juni, dan memerangi terorisme dalam segala bentuknya.
Pemerintah mengatakan akan terus menyelesaikan peta-jalan negara dengan mengadakan pemilihan legislatif, mencatat pernyataan, menunjukkan serangan teroris tersebut meminta negara untuk lebih untuk membela tanah air tercinta dan memenuhi aspirasi warganya.
Kabinet menginstruksikan pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah yang jelas diperlukan untuk melindungi nyawa warga sipil.
Pada Jumat, dua ledakan menghantam Sinai Utara, Mesir, meninggalkan sejumlah tentara tewas dan terluka.
Akibatnya negara memberlakukan tiga bulan keadaan darurat di gubernuran itu.
Banyak negara di seluruh dunia mengutuk keras ledakan tersebut, mengumumkan dukungan mereka kepada Kairo dalam perang melawan terorisme.
Mesir telah mengalami beberapa ledakan teroris nasional terutama di Sinai sejak 2011, menewaskan dan melukai ratusan orang. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
447 PCNU dan PWNU berikrar dukung Gus Yahya dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung
22 December 2021 8:41 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018