BPLH: Kondisi Udara Agam Masih Sedang
Selasa, 14 Oktober 2014 8:10 WIB
Lubuk Basung, (Antara) - Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam menyatakan kondisi udara di daerah itu masih berada pada 95 polutan standart index (PSI) yang artinya sedang atau normal.
"Ini informasi yang saya peroleh dari Stasiun Pemantauan Atmosfir Global Bukit Koto Tabang," kata Kepala BPLH Kabupaten Agam Aswirman di Lubuk Basung, Selasa.
BPLH Kabupaten Agam, kata dia, setiap saat melakukan koordinasi dengan Stasiun Pemantauan Atmosfir Global Bukit Koto Tabang dan stasiun ini setiap saat menyampaikan perkembangan udara ke pihaknya.
Kondisi udara ini sedang akibat curah hujan cukup tinggi beberapa hari ini di Kabupaten Agam.
Walaupun udara masih sedang, katanya, namun masyarakat tetap disarankan untuk mengunakan masker apabila berada di luar rumah, sehingga terhindar dari penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Daerah rawan kabut asap, tambah dia, berada di Agam wilayah timur seperti, Kecamatan Banuhampu, Baso, Tilatang Kamang, Kamang Magek, Banuhampu, Sungai Pua, Palupuh, Ampek Koto, Ampek Nagari dan Canduang.
"Daerah ini merupakan dataran tinggi," katanya.
Azwirman menambahkan, kondisi udara tidak sehat berada pada 101 PSI. Saat kondisi tidak sehat, masyarakat disarankan untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan mengunakan masker.
Saat ini, Dinkes Kabupaten Agam memiliki persediaan masker sebanyak 130.000 lembar. Masker ini telah didistribusikan kepada 22 Puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan.
"Apabila udara tidak sehat, petugas puskesmas akan membagikan masker ini kepada pelajar, ibu hamil dan warga," katanya. (*/ari)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Agam nilai pengadaan mobil dinas kepala daerah tak pas kondisi bencana
04 February 2026 18:00 WIB
Bupati Agam: kondisi Sungai Muaro Pisang harus dilakukan penanganan secara teknis
03 January 2026 10:31 WIB
Sabtu 13 Desember 2025, BMKG prakirakan wilayah Padang kondisi hujan ringan dan berawan
13 December 2025 7:36 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018