Lubuk Basung, (Antara) - Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam menyatakan kondisi udara di daerah itu masih berada pada 95 polutan standart index (PSI) yang artinya sedang atau normal. "Ini informasi yang saya peroleh dari Stasiun Pemantauan Atmosfir Global Bukit Koto Tabang," kata Kepala BPLH Kabupaten Agam Aswirman di Lubuk Basung, Selasa. BPLH Kabupaten Agam, kata dia, setiap saat melakukan koordinasi dengan Stasiun Pemantauan Atmosfir Global Bukit Koto Tabang dan stasiun ini setiap saat menyampaikan perkembangan udara ke pihaknya. Kondisi udara ini sedang akibat curah hujan cukup tinggi beberapa hari ini di Kabupaten Agam. Walaupun udara masih sedang, katanya, namun masyarakat tetap disarankan untuk mengunakan masker apabila berada di luar rumah, sehingga terhindar dari penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Daerah rawan kabut asap, tambah dia, berada di Agam wilayah timur seperti, Kecamatan Banuhampu, Baso, Tilatang Kamang, Kamang Magek, Banuhampu, Sungai Pua, Palupuh, Ampek Koto, Ampek Nagari dan Canduang. "Daerah ini merupakan dataran tinggi," katanya. Azwirman menambahkan, kondisi udara tidak sehat berada pada 101 PSI. Saat kondisi tidak sehat, masyarakat disarankan untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan mengunakan masker. Saat ini, Dinkes Kabupaten Agam memiliki persediaan masker sebanyak 130.000 lembar. Masker ini telah didistribusikan kepada 22 Puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan. "Apabila udara tidak sehat, petugas puskesmas akan membagikan masker ini kepada pelajar, ibu hamil dan warga," katanya. (*/ari)