Gerilyawan ISIS Rebut Daerah Luas Kota Perbatasan Kobani Suriah
Jumat, 10 Oktober 2014 12:30 WIB
Mursitpinar,Turki/Beirut), (Antara/Reuters) - Para petempur ISIS merebut lebih dari sepertiga kota perbatasan Suriah Kobani, kata satu kelompok pemantau Kamis,sementara serangan udara pimpinan Amerika Serikat gagal menghentikan gerak maju mereka.
Dengan Washington mengesampingkan satu operasi darat di Suriah, Turki mengatakan tidaklah realistik untuk mengharapkan pihaknya melakukan operasi lintas perbatasan untuk menyelamatkan kota berpenduduk mayoritas warga Kurdi itu.
Militer AS mengatakan pasukan Kurdi nampaknya akan bertahan di kota itu, yang terletak dekat perbatasan Turki itu setelah serangan-serangan udara baru di daerah itu terhadap satu kamp pelatihan ISIS yang kini berganti nama IS (Islamic State) dan para petempur.
Washington mengatakan pasukan AS melancarkan sembilan serangan udara Kamis terhadap para petempur ISIS di utara dan selatan Kobani, menghantam beberapa unit perang dan menghancurkan empat gedung yang dikuasai gerilyawan itu. Pasukan AS juga melakukan dua serangan udura terhadap para petempur ISIS di Irak.
Mantan jenderal AS John Allen yang ditunjuk Presiden Barack Obama untuk menimpin koalisi anti-ISIS, melakukan perundingan-perundingan yang konstruktif dan terinci" dengan para pemimpin Turki di Ankara, Kamis, kata Departemen Luar Negeri.
Ankara menolak saran-saran Washington, dan menginginkan aksi bersama yang lebih luas yang juga menargetkan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad. "Kami menolak keras pernyataan bahwa Turki bertanggung jawab atas gerak maju ISIS," kata seorang sumber pemerintah Ankara, menggunakan akronim kelompok garis keras itu.
Deplu mengatakan Allen dan wakil utusan Brett McGurk menegaskan bahwa peran etrhadap ISIS akan merupakan satu "operasi jangka panjang" tetapi"langkah-langkah mendesak perlu segera dilakukan untuk melawan gerilyawan itu.
Pernyataan itu menambahkan bahwa para pejabat AS dan Turki membicarakan beberapa tindakan "untuk memajukan langkah militer" terhadap ISIS dan satu tim militer gabungan akan mengunjungi Ankara awal pekan depan.
Kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan para ptempur ISIS bergerak maju, Kamis.
"ISIS menguasai lebih dari sepertiga Kobani-- seluruh daerah timur, satu bagian kecil timur laut dan satu daerah di tenggara," kata kepala SOHR Rami Abdulrahman, yang memantau perang saudara Suriah.
Komandan para petempur Kurdi mengonfirmasikan ISIS memperoleh banyak kemenangan, setelah pertempuran tiga pekan yang juga nenyebabkan baku tembak di jalan-jalan terburuk antara polisi Turki dan para pemrotes Kurdi.
Di provinsi Bingol, Turki timur dua personil polisi dan seorang komandan polisi luka parah akibat satu serangan. kata stasiun televisi CNN, sementara bentrokan-bntrokan di tempat-tempat lain menewaskan empat pemrotes.
Pemimpin milisi Esmat al-Sheikh mengaku daerah itu dikuasai ISIS, yang menguasai daerah-daerah luas di Suriah dan Irak, sekitar seperempat kota itu.
"Bentrokan masih berlangsung, di jalan-jalan," katanya melalui telepon dari kota itu.
Ledakan-ledakan menghantam Kobani sepanjang hari itu, dengan asap hitam terlihat dari perbatasan Turki beberapa kilometer jauhnya. Kelompok ISIS mengibarkan benderanya di kota itu Kamis malam, dan sejumlah peluru mendarat tiga kilometer di daerah Turki.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Turk Mevlut Cavusoglu mengabaikan peluang bagi pasukannya untuk membantu Kobani.
"Tidaklah realistik untuk mengharapkan Turki melakukan operasi nya sendiri," katanya dalam satu jumpa wartawan dengan pemimpin NATO Jens Stoltenberf. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Densus 88 tangkap terduga seorang teroris terafiliasi ISIS di Sulawesi Selatan
25 May 2025 13:01 WIB
Densus 88 awasi lima fasilitator keuangan ISIS yang diduga asal Indonesia
11 May 2022 11:13 WIB, 2022
Densus 88 tangkap 12 tersangka teroris JI dan pendukung ISIS di sejumlah daerah
17 March 2022 10:18 WIB, 2022
Polri sebut 10 terduga teroris yang ditangkap di Merauke Papua telah berbaiat ke ISIS
01 June 2021 5:55 WIB, 2021
ISIS akui bertanggung jawab serangan Jeddah, sembunyikan bom rakitan di pemakaman
13 November 2020 8:02 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018