Spanyol-Maroko Tangkap Sembilan Tersangka Jihad
Sabtu, 27 September 2014 5:40 WIB
Madrid, (Antara/AFP) - Spanyol dan Maroko Jumat menangkap
sembilan tersangka anggota kelompok di Afrika utara terkait dengan pejuang garis keras Negara Islam (IS), kata pemerintah Spanyol.
Polisi Spanyol dan pasukan keamanan Maroko "hari ini menahan sembilan anggota satu sel teroris ... terkait dengan organisasi teroris Negara Islam", kata kementerian dalam negeri Spanyol.
Pihak berwenang di berbagai negara telah menyuarakan kekhawatiran tentang pejuang asing yang datang berbondong-bondong untuk bergabung dengan kelompok IS, yang mengendalikan sebagian wilayah Suriah dan Irak.
Kesembilan tersangka ditangkap di Melilla, wilayah Spanyol di
ujung utara Maroko, dan kota Maroko terdekat Nador, kata kementerian itu mengatakan dalam satu pernyataan singkat.
Dikatakan bahwa investigasi terus dilakukan dan kementerian akan memberikan rincian lebih lanjut kemudian.
Pihak berwenang Maroko memperkirakan ada sekitar 1.500 sampai 2.000 pejuang garis keras Maroko yang bertempur di Suriah dan Irak.
Spanyol telah menangkap puluhan tersangka gerilyawan garis keras dalam serangan tahun ini.
Satu aliansi pimpinan Amerika Serikat telah meluncurkan serangan udara terhadap gerilyawan IS di Suriah dan Irak.
Para pejuang IS telah memenggal seorang pekerja bantuan Inggris, David Haines, dan dua wartawan AS, serta memegang dua warga Inggris lainnya, Alan Henning dan John Cantlie. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Maroko melangkah ke final Piala Afrika 2025 setelah kalahkan Nigeria lewat adu penalti
15 January 2026 7:07 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018