Hamas-Fatah Mulai Berunding di Kairo
Kamis, 25 September 2014 7:08 WIB
Kairo, (Antara/KUNA-0ANA) - Mesir, Rabu, memulai upaya-upaya mediasi antara gerakan Hamas dan Fatah dalam rangka melanjutkan proses rekonsiliasi Palestina.
Pertemuan, yang diluncurkan di bawah naungan Kepala Intelijen Mesir Mohammad Farid Al-Tohamy, akan membahas hal-hal dalam proses rekonsiliasi dan pekerjaan pemerintah koalisi di Gaza, yang tertunda, yang dipimpin oleh Rami Al-Hamdallah, kata Kantor Berita Timur Tengah (MENA).
Pertemuan tersebut akan membahas penerapan kesepakatan yang ditandatangani sebelumnya antara kedua pihak, blokade Gaza dan rekonstruksi yang disebabkan oleh serangan Israel baru-baru ini di kota Gaza, di samping masalah pemilu.
Menurut laporan AFP, perundingan dua hari itu akan dipusatkan pada pembahasan mengenai "pengembalian (pemerintahan persatuan) di Jalur Gaza serta penerapan kewenangannya tanpa ada halangan", kata ketua delegasi Fatah, Azzam Al-Ahmad.
Perundingan dilakukan setelah delegasi gabungan Palestina dan Israel sepakat untuk mengadakan pembicaraan tidak langsung pada akhir Oktober untuk mencapai perdamaian abadi di Gaza.
Di bawah mediasi Mesir, Israel dan Palestina pada 26 Agustus sepakat untuk melakukan gencatan senjata yang mengakhiri perang 50 hari antara Hamas dan pasukan Israel.
Namun agar dapat berunding dengan Israel pada Oktober, perpecahan internal Palestina harus terlebih dahulu disingkirkan dan kedua faksi berseteru harus menyetujui strategi bersatu dalam perundingan dengan para perunding Yahudi.
Pihak-pihak yang bersaing di Palestina membangun pemerintahan bersatu yang independen pada Juni namun kembali terlibat dalam perselisihan. Abbas mengancam akan mengakhiri pemerintahan dan menuding HAMAS menjalankan "pemerintahan paralel" sebagai penguasa di Jalur Gaza.
Sebaliknya, Hamas menuduh Otoritas Palestina pimpinan Abbas yang berpusat di Ramallah tidak menggaji 45.000 pegawainya di Jalur Gaza.
Pemerintahan bersatu juga penting keberadaannya menjelang konferensi bantuan internasional pada 12 Oktober yang akan dituanrumahi Kairo serta akan membahas masalah pembangunan kembali Jalur Gaza. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cegah penularan COVID-19, mahasiswa asing di UIN Palembang dilarang kembali kenegaranya
16 March 2020 16:57 WIB, 2020
Polisi juga temukan dua butir pil ekstasi di apartemen Lucinta Luna, siapa pemiliknya?
14 February 2020 6:05 WIB, 2020
Terima salinan putusan pengadilan, Lucinta Luna akan tetap ditahan di sel wanita
13 February 2020 13:44 WIB, 2020
Soal kelamin Lucinta Luna polisi telah menerima surat dari Pengadilan, ini isinya
13 February 2020 13:11 WIB, 2020
Mantan Presidium ICMI sebut Indonesia kehilangan ulama besar dengan kematian Ustadz Arifin
23 May 2019 15:42 WIB, 2019
Akademisi minta jangan kaitkan aksi teror Sri Langka dengan agama tertentu
22 April 2019 13:24 WIB, 2019
Alasan keamanan, kelompok Fatah Palestina tutup kantor mereka di Jalur Gaza
05 January 2019 9:37 WIB, 2019
Hamas puji tawaran Rusia untuk tuan-rumahi pembicaraan dengan Fatah
22 December 2018 10:04 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018