187 Titik Hospot Kembali Terpantau di Kalteng
Rabu, 24 September 2014 14:02 WIB
Palangka Raya, (Antara) - Berdasarkan data yang dirilis Posko Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah, per 23 September 2014, titik hotspot di provinsi setempat kembali terpantau Satelit NOAA.
Titik hotspot tersebut mengalami peningkatan dibandingkan 22 September yang hanya berkisar 41 titik, kata Humas Posko Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Kalteng Ananto Setiawan di Palangka Raya, Rabu.
"Kalau dari tanggal 1 sampai 23 September titik hotspot di Kalteng telah mencapai 1.632, sedangkan dari Januari hingga 23 September 2014 mencapai 2.936 titik," tambah dia.
Dari 187 titik hotspot yang terpantau, terdiri dari kota Palangka Raya 19 titik, Kabupaten Barito Utara 5 titik, Barito Timur 7 titik, Gunung Mas 5 titik, Kapuas 30 titik, Katingan 25 titik, Kotawaringin Barat 7 titik, dan Kotawaringin Timur 34 titik.
Ananto mengatakan sekarang ini Tim Manggala Agni Darat se Kalteng di bantu pesawat MI-8 memantau titik hotspot sekaligus melakukan upaya pemadaman terhadap lahan yang terbakar.
"Tim telah berupaya keras melakukan pemadaman dan mengantisipasi tingginya hotspot. Tapi, sekeras apapun usaha yang dilakukan kalau masyarakat masih tetap membakar, ya tetap saja kabut asap terjadi di Kalteng," kata Humas Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Kalteng.
Dia berharap menghimbau kepada perusahaan perkebunan dan masyarakat yang ada di Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" ini, agar berhati-hati terhadap api serta melaporkan apabila terjadi kebakaran di hutan maupun lahan.
Hutan dan lahan di Kalteng sekarang ini sangat mudah terbakar akibat panasnya matahari. Sedikit saja terbakar, langsung cepat menyebar. "Mari bersama-sama menjaga dan mengantisipasi kebakaran di Kalteng," demikian Ananto. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua Komisi VIII DPR salurkan bantuan ke tujuh titik bencana Tapanuli Selatan
21 December 2025 18:20 WIB
Salurkan CSR, PT BPP Pasbar bantu 26 titik penerangan lampu jalan di Sungai Aur
15 December 2025 16:20 WIB
Titik Lemah Penanganan Bencana: Revolusi Logistik untuk Ketangguhan Bangsa Hadapi Bencana
10 December 2025 16:49 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018