Ledakan di Pangkalan Militer Libya Tewaskan 11 Orang
Selasa, 23 September 2014 10:14 WIB
Benghazi, (Antara/Reuters) - Sedikitnya 11 orang tewas dalam ledakan tak disengaja di satu pangkalan militer di kota timur Libya, Al Bayda, kata satu sumber keamanan Senin.
Sumber itu mengatakan, penyelidikan awal menunjukkan ledakan kemungkinan disebabkan oleh suhu tinggi di dalam tempat penyimpanan senjata di pangkalan itu.
Tidak ada rincian lain atau komentar resmi yang segera
tersedia mengenai peristiwa tersebut.
Sebuah ledakan bom juga pernah terjadi di markas militer di Benghazi, Libya, pada 29 April lalu. Sedikitnya dua orang tewas dan dua lainnya terluka dalam kejadian itu.
Satu sumber di kamp itu mengatakan kepada Reuters bahwa sebuah mobil, yang diduga kuat dikendarai pelaku bunuh diri, meledak di depan gerbang.
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Sebelumnya sekelompok pria bersenjata menculik Duta Besar Yordania untuk Libya.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Libya, Said al-Aswad, mengatakan beberapa orang dengan pakaian warga sipil menyerang dan menculik Dubes Fawas al-Etan di Tripoli, beberapa pekan lalu.
Al-Aswad mengatakan, para pelaku menembakkan senjata ke mobil dubes. Sang sopir terluka, dan al-Etan dipaksa keluar. Sabah al-Rafie, juru bicara Kemenlu Yordania mengonfirmasi insiden penculikan itu. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018