Beirut, (Antara/AFP) - Sedikitnya 18 gerilyawan garis keras dari kelompok Negara Islam (IS) tewas dalam bentrokan Jumat malam dengan para pejuang Kurdi di dekat perbatasan strategis Suriah utara, kata satu kelompok pemantau Sabtu. Observatori Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berpangkalan di Inggri mengatakan, 18 gerilyawan, dilaporkan termasuk seorang warga negara Tiongkok, tewas dalam pertempuran dekat kota Ain Al-Arab, yang juga dikenal sebagai Kobane oleh suku Kurdi. (*/jno)