Pemerintah: Kondisi Presiden Venezuela Pasca-Operasi Memuaskan
Sabtu, 15 Desember 2012 8:00 WIB
Caracas, (ANTARA/Reuters) - Presiden Venezuela Hugo
Chavez sudah mulai pulih dengan "memuaskan" dari operasi kanker di
Kuba meskipun prosesnya masih lambat, kata Menteri Informasi Ernesto Villegas Jumat.
Membaca informasi reguler terbaru pemerintah mengenai kondisi pemimpin sosialis, tiga hari setelah operasi, Villegas mengatakan presiden 58 tahun itu telah berkomunikasi dengan kerabat dan mengirim salam kepada semua rakyat Venezuela.
"Pemulihan lambat tetapi progresif," katanya.
Presiden Chavez dalam kondisi stabil setelah operasi kankernya di Kuba, kata Menteri Informasi Ernesto Villegas pada Rabu.
Para pejabat pemerintah mengatakan, pemimpin sosialis berusia 58 tahun itu dalam kondisi bagus setelah operasi Selasa, yang merupakan operasi keempat kankernya sejak pertengahan tahun 2011.
Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Selasa mengonfirmasi bahwa operasi kanker Presiden Hugo Chavez berlangsung sukses.
Dalam pidato resminya, Maduro mengatakan operasi tersebut berjalan dengan baik dan berhasil.
Sebelumnya pada Selasa, Menteri Komunikasi dan Informasi Venezuela, Ernesto Villegas, mengatakan tim medis yang menangani Chavez telah menyampaikan optimismenya terkait operasi dan proses penyembuhan presiden Venezuela itu.
Melalui pernyataan yang disiarkan lewat radio nasional dan jaringan televisi, Villegas meminta agar rakyat Venezuela mendoakan presidennya serta "mengirimkan cinta kepada sang pemimpin".
Villegas mengatakan Chavez terlihat percaya diri dalam menghadapi tantangan yang menghampiri masa-masa sulit dalam kehidupannya. Dia juga mengatakan pemerintah akan terus menginformasikan perkembangan terkini pemulihan Chavez.
Chavez, yang telah menjalani empat kali operasi di Kuba sejak pertama kali didiagnoas mengidap kanker pada 2011, tiba di Kuba pada Senin setelah mengumumkan dirinya akan menjalani operasi kanker mendadak yang bisa saja membuatnya harus menyerahkan tampuk kepemimpinan pemerintahan.
Pemimpin Venezuela itu telah menerima dukungan dan simpati dari berbagai pemerintahan dan pemimpin Amerika Latin.
Presiden Ekuador, Rafael Correa, yang terbang ke Havana pada Senin untuk mendukung Chavez, menegaskan kembali solidaritasnya terhadap pemimpin Venezuela itu.
"Hugo Chavez tidak sendirian dalam menghadapi masalah ini, kami datang ke sini untuk memberikan dukungan mewakili rakyat Ekuador. Dia adalah presiden bersejarah dan sahabat Ekuador," kata Correa kepada wartawan sebelum kembali ke negaranya, Selasa.
Lewat tulisan di jejaring sosial Twitter, dia juga menulis "Chavez memiliki semangat yang tinggi, dia memberikan kekuatan bagi semua!" (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Agam nilai pengadaan mobil dinas kepala daerah tak pas kondisi bencana
04 February 2026 18:00 WIB
Bupati Agam: kondisi Sungai Muaro Pisang harus dilakukan penanganan secara teknis
03 January 2026 10:31 WIB
Sabtu 13 Desember 2025, BMKG prakirakan wilayah Padang kondisi hujan ringan dan berawan
13 December 2025 7:36 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018