Setneg Tidak Lanjutkan Pengadaan Pelelangan Kendaraan Menteri
Rabu, 10 September 2014 19:53 WIB
Jakarta, (Antara) - Kementerian Sekretariat Negara memutuskan untuk tidak melanjutkan proses pengadaan pelelangan kendaraan dinas untuk menteri dan pejabat setingkat menteri untuk kabinet mendatang dan kebijakan itu diserahkan kepada pemerintahan yang baru nanti.
"Kementerian Sekretariat Negara sesuai arahan Menteri Sekretaris Negara (Sudi Silalahi) memutuskan bahwa pengadaan kendaraan dinas menteri/pejabat setingkat menteri tersebut tidak dilanjutkan," kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Taufik Sukasah dalam jumpa pers di Gedung Utama Sekretariat Negara di Jakarta, Rabu malam.
Taufik memaparkan, pemilihan kendaraan dinas bagi para menteri/pejabat setingkat menteri utamanya terkait dengan jenis, harga dan spesifikasinya, diserahkan sepenuhnya kepada pemerintahan mendatang.
Ia mengemukakan, pengadaan kendaraan dinas bagi para menteri dan para pejabat setingkat menteri pada pemerintahan mendatang sesungguhnya adalah bagian dari pelaksanaan tugas yang harus diselesaikan.
"Namun, Kementerian Sekretariat Negara juga memahami dengan seksama dinamika yang berkembang di ranah publik ihwal pengadaan kendaraan dinas bagi para menteri/pejabat setingkat menteri itu," ujarnya.
Kementerian Sekretariat Negara menegaskan bahwa proses lelang telah berjalan terbuka, transparan, akuntabel dan sesuai peraturan perundangan.
Hal itu, lanjutnya, antara lain dengan memanfaatkan sistem e-procurement itu telah selesai dilaksanakan.
Namun sampai saat ini, ujar dia, belum ada anggaran negara yang dikeluarkan untuk pengadaan kendaraan dinas bagi para menteri/pejabat setingkat menteri tersebut.
Taufik juga mengatakan, pihak PT Mercedes Benz Indonesia telah diberitahu mengenai keputusan tersebut dan disebutkan sudah memahami.
"PT Mercedes Benz telah memahami dan mengerti," katanya.
Ia juga memaparkan, pihaknya juga bakal mengkomunikasikan mengenai tidak dilanjutkannya pelelangan kendaraan tersebut kepada pihak tim pemerintahan yang akan datang. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda : Pemulihan bencana tidak hanya harus cepat tapi juga harus terukur
28 January 2026 12:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018