IDI Waspadai Virus Ebola Masuk Indonesia
Rabu, 10 September 2014 17:21 WIB
Jakarta, (Antara) - Ikatan Dokter Indonesia mewaspadai penyebaran virus Ebola menyusul adanya Warga Indonesia diduga terjangkit virus tersebut sepulang dari Afrika.
"Tetap waspada, bila virus tersebut menyebar bisa berbahaya," kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat dr Zaenal Abidin di Jakarta, Rabu.
Di sela-sela temu wartawan terkait penolakan Rancangan Undang-undang Tenaga Kesehatan di kantornya, dia mengatakan virus tersebut cukup berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.
Menyinggung kemungkinan virus tersebut berjangkit ke Jamaah Haji Indonesia yang berada di tanah suci, menurut dia, itu bisa terjadi, namun tim kedokteran yang ditugaskan di Kementerian Agama sudah menyiapkan penangkalnya.
"Biasanya jamaah haji disuntikkan semacam serum ke tubuh sebelum berangkat dan saat pulang ke Indonesia," katanya.
Menurut dia, serum tersebut berfungsi sebagai antibodi untuk memberikan kekebalan tubuh kepada jamaah haji sebagai langkah antisipasi agar tidak terjangkitnya virus tersebut.
Namun yang memberikan serum tersebut, kata dia, tentu dari pihak Kementerian Agama yang menangani masalah haji.
"Itu kementerian yang urus, setahu saya seperti itu," katanya.
Sebelumnya, seorang warga asal Medan yang baru pulang dari Benua Afrika, diduga terjangkit Ebola. Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Sumatera Utara. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mikel Arteta waspadai peningkatan performa Manchester United di bawah Michael Carrick
24 January 2026 4:55 WIB
Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Imbau Warga Waspadai Penyakit Pasca Banjir
04 December 2025 14:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018