Mortir Lukai Serius Gubernur Anbar Irak
Senin, 8 September 2014 6:39 WIB
Barwana, Irak, (Antara/AFP) - Satu tembakan mortir melukai parah Ahmed al-Dulaimi, gubernur Provinsi Anbar Irak, di kota Barwana,
tak lama setelah kota itu direbut kembali dari kelompok fanatik Ahad, kata seorang wartawan AFP.
Pasukan Irak dan suku sekutu melancarkan operasi besar setelah pesawat-pesawat tempur Amerika melakukan serangan di daerah itu, memperluas serangan udara Washington selama sebulan di jantung daratan Arab Sunni di negara itu untuk pertama kalinya.
Pecahan peluru dari putaran itu menghantam kepala Dulaimi dan juga melukai tujuh tentara, kata wartawan.
Beberapa pejabat senior Irak sebelumnya telah terbunuh, terluka atau lolos dari serangan saat memimpin di garis depan di daerah berbahaya.
Irak sedang berjuang untuk mendapatkan kembali tanah dikuasai oleh para pejuang yang dipimpin jihad dalam serangan besar yang diluncurkan Juni, yang menyebabkan pasukan keamanan terpaksa minggir.
Serangan Amerika, yang sejauh ini berada terutama dalam mendukung pasukan Kurdi di utara, telah membantu mereka mendapatkan kembali tanah mereka dan memberikan dorongan besar kepada pasukan Irak di Anbar, jika serangan udara di provinsi tersebut berlanjut. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polresta Padang tangkap pelaku perampokan bersenjata tajam, sempat sekap dan lukai korban
10 January 2024 9:07 WIB, 2024
Ledakan granat di Monas lukai dua anggota TNI, Kapendam Jaya pastikan tidak ada penyerangan
03 December 2019 10:39 WIB, 2019
Angin kencang sebabkan satu tewas dan lukai sejumlah orang di Kota Batu
21 October 2019 11:28 WIB, 2019
Tornado terjang China timur laut, tewaskan enam orang dan lukai 190 orang
04 July 2019 14:08 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018