10 Tentara Libya Tewas Dalam Bentrokan dengan Kelompok Jihad
Selasa, 2 September 2014 7:33 WIB
Benhazi, Libya, (Antara/AFP) - Kelompok jihad bersenjata Senin bentrok dengan pasukan Libya di Benghazi, menewaskan 10 tentara, ketika mereka mencoba maju ke bandara di kota timur, kata militer.
Pertempuran itu terjadi saat pemerintah Libya yang habis masa jabatannya mengatakan bahwa milisi bersenjata mengendalikan ibu kota Tripoli, beberapa hari setelah kelompok Islam merebut bandara internasional ketika negara Afrika Utara yang kaya minyak itu makin terperosok ke dalam kekacauan.
Di Benghazi, tempat kelahiran pemberontakan 2011 yang didukung NATO yang menggulingkan dan membunuh diktator Moamer Gaddafi, juru bicara pasukan khusus Angkatan Darat mengatakan, kelompok jihad Ansar al-Sharia mengambil bagian dalam bentrokan itu.
"Sepuluh tentara tewas dan lebih dari 10 lainnya terluka ketika mereka mendorong kembali petempur dari Benghazi Revolusioner Shura," kata juru bicara, Jenderal Miloud al-Zawi.
Ansar al-Sharia, yang diklasifikasikan Washington sebagai organisasi "teroris", berbasis di Benghazi dan mengatakan akan mengontrol 80 persen dari kota kedua Libya itu.
Ini adalah bagian dari koalisi pejuang jihad Syura yang mencoba untuk memajukan Benina, yang merupakan satu bandara sipil dan pangkalan angkatan udara, kata Zawi.
"Situasinya sekarang telah terkendali," kata Zawi, dan menambahkan bahwa tentara memukul mundur serangan dengan bantuan dari angkatan udara yang membombardir gerakan maju pasukan jihad.
Pada Mei seorang jenderal nakal, Khalifa Haftar, melancarkan serangan dijuluki "Operasi Dignity" terhadap Islam radikal di Benghazi, dan bersumpah untuk menekannya sampai mereka hancur.
Pada 22 Agustus Fajr Libya (Libya Dawn) aliansi utama Islam merebut Bandara Tripoli setelah beberapa pekan pertempuran sengit dengan rival nasionalis.
Dan pada Senin, pemerintah mengatakan Tripoli berada di tangan milisi bersenjata.
"Kantor-kantor kementerian dan negara di Tripoli telah diduduki oleh milisi bersenjata, yang mencegah para pegawai pemerintah masuk dan mengancam atasan mereka," kata satu pernyataan pemerintah. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati HUT ke-80 TNI, Pemko bersama Kodaeral II Padang gelar kegiatan bakti sosial dan kesehatan
02 October 2025 18:16 WIB
Peringati HUT ke-80 TNI, Pemko dan Kodaeral II Padang akan gelar kegiatan bakti sosial
22 September 2025 19:39 WIB
Benarkah dugaan 2 eks tentara Israel kelola vila di Bali? Imigrasi lakukan cek
06 August 2025 22:37 WIB
Tentara yang ikuti operasi militer Rusia ternyata sudah dipecat karena disersi
10 May 2025 23:04 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018