Wakil Menlu: Sanksi-sanksi AS Tak Adil, Menindas
Senin, 1 September 2014 7:02 WIB
Teheran, (Antara/IRNA-0ANA) - Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Eropa dan Amerika, Majid Takht-e Ravanchi, Sabtu mengatakan bahwa sanksi-sanksi internasional, embargo AS khususnya, adalah tidak adil dan menindas, dan bahwa AS mulai melakukan pendekatan ganda yang sama sekali tidak dapat diterima.
Dia membuat pernyataan sebagai reaksi terhadap sanksi baru AS pada perusahaan Iran dan individu.
"Kami telah menyuarakan pandangan kami, untuk tindakan seperti itu dan mengecam sikap AS berdiri dan langkah-langkah selama pertemuan pribadi dan umum," katanya.
Undang-undang American bertindak benar-benar tidak dapat diterima, katanya, mencatat bahwa tidak mungkin untuk masuk ke dalam pembicaraan dengan niat di satu sisi, dan mengambil tuas tersebut di sisi lain.
Menolak sikap standar ganda AS tentang isu nuklir, Takht-e Ravanchi mengatakan, bahwa langkah-langkah tersebut melanggar kesepakatan yang dicapai sebelumnya.
Departemen Keuangan AS menyatakan sanksi-sanksi baru terhadap individu dan perusahaan Jumat untuk apa yang mereka sebut membantu Iran mengatasi sanksi-sanksi atau kontak dengan perusahaan, lembaga dan individu yang sebelumnya telah disetujui. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo dijadwalkan gelar pertemuan bilateral di sela KTT G20
17 November 2024 13:26 WIB, 2024
Retno Marsudi resmi bertugas jadi utusan khusus Sekjen PBB untuk air
01 November 2024 9:49 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018