PBB Dalam Pembicaraan Bebaskan Penjaga Perdamaian di Suriah
Sabtu, 30 Agustus 2014 20:23 WIB
PBB, AS, (Antara/AFP) - Para pejabat Perserikatan Bangsa Bangsa terliba dalam perundingan-perundingan Jumat bagi pembebasan 44 tentara penjaga perdamaian yang ditahan oleh pemberontak Suriah yang juga mengepung 72 tentara helm biru lainnya di Dataran Tinggi Golan.
Petempur pemberontak Suriah yang bersenjata, termasuk beberapa yang terkait dengan afiliasi Al-Qaida, Front Al-Nusra, menyerbu satu persimpangan Dataran Tinggi Golan, Rabu, menculik 44 tentara dari Fiji.
Para pemberontak mengepung kelompok lain 72 prajurit dari Filipina, yang melayani di bagian Pasukan Pengamat Pembebasan PBB (UNDOF) yang bertugas memantau gencatan senjata antara Suriah dan Israel sejak tahun 1974.
PBB merevisi angka 44-43 Fiji dan 75-72 Filipina setelah memeriksa catatan cuti dengan misi.
"PBB terus terlibat dengan berbagai pihak di Suriah dan membuat setiap usaha untuk menjamin keselamatan dan keamanan para personil," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.
Para pejabat PBB menolak memberikan rincian pembicaraan, mengutip sifat perundingan yang rumit.
"Pembahasan-pembahasan sedang berlangsung sekarang dan jadi saya tidak ingin merincikan lagi," kata Dujarric.
"PBB juga terlibat dengan negara-negara anggota yang mungkin memiliki pengaruh terhadap elemen oposisi bersenjata guna mendorong pembebasan pasukan penjaga perdamaian."
Dewan Keamanan PBB telah menuntut "tanpa syarat dan segera
pembebasan semua pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditahan" dan mendesak negara-negara berpengaruh untuk membantu memenangkan pembebasan mereka.
Saat ini ada 1.200 pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas di UNDOF: dari Filipina, Fiji, India, Irlandia, Nepal dan Belanda. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berdayakan pelaku usaha lokal, Pemkot Padang berkomitmen gunakan produk dalam negeri
12 February 2026 15:01 WIB
Dukung ATR/BPN dalam pelaksanaan KKN Pertanahan, Gubernur DIY: Tata kelola yang baik lahir dari kolaborasi
11 February 2026 14:56 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Wako Fadly Amran : Rakornas FKUB strategis untuk perkuat sinergi dan harmonisasi dalam kemajemukan
04 February 2026 19:18 WIB
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018