Pemkab Pessel Bantah Pulau Kumbang Dijual
Rabu, 27 Agustus 2014 16:46 WIB
Painan, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membantah seluruh Pulau Kumbang di Kecamatan Koto XI Tarusan dijual ke pengusaha dari Bali dan Padang.
"Tidak benar ada pulau di kabupaten ini dijual, tetapi hanya sebagian kecil saja dari luas keseluruhan tanah kawasan Pulau Kumbang dijual oleh kaum adat yang mengelolanya ke seorang pengusaha asal Bali (kemudian dipindahtangankan ke pengusaha dari Padang-Red)," kata Asisten I Sekretariat Kabupaten Pesisir Selatan Khairul Efendi, ketika meninjau pulau tersebut, terkait isu penjualannya, Rabu.
Sebelumnya, Pulau Kumbang dikelola oleh salah satu kaum adat di Kecamatan Koto XI Tarusan, kabupaten setempat. Negosiasi penjualan atas tanah tersebut berlangsung pada tahun 2007.
Sedangkan bukti kepemilikan hak atas tanah itu oleh pengusaha asal Bali tersebut didapatkan setelah Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten setempat mengeluarkan sertifikat pada tahun 2013.
Meski demikian, katanya, secara hukum pulau tidak boleh dimiliki siapapun, namun secara adat Minangkabau, kawasan Pulau Kumbang berada di tanah ulayat salah satu kaum adat di Kecamatan Koto XI Tarusan sehingga pengelolaannya diserahkan kepada bersangkutan (kaum adat).
Kepala Seksi Pendaftaran Tanah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kabupaten Pesisir Selatan Kusmanto ketika dikonfirmasi membenarkan penerbitan sertifikat sebidang tanah di Pulau Kumbang atasnama pengusaha asal Bali pada tahun 2013.
Sesuai sertifikat yang diterbitkan BPN, tanah tersebut berlokasi di Pulau Kumbang dengan luas 4.670 meter persegi. Sedangkan luas keseluruhan Pulau Kumbang sekitar 3,5 hektare.
Kemudian kepemilikan tanah tersebut kembali dipindahkantangankan atau dibaliknamakan ke pengusaha asal Padang, Sumbar, yakni Gazali melalui Notaris Markalina Satria Nita di Painan, Pesisir Selatan pada tahun 2014.
"Kini sebidang tanah seluas 4.670 meter persegi itu sudah sah menjadi milik Gazali warga Padang. Ini sesuai dengan sertifikat kepemilikannya yang diterbitkan pada Januari 2014, " katanya.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata Pesisir Selatan Gunawan mengatakan, Pulau Kumbang sangat bagus untuk mengembangkan resor pribadi atau bisnis diving.
Di sekitar pulau itu sering digunakan untuk kegiatan surfing kelas dunia, disana juga ada situs penyelaman dan kegiatan rekreasi. Pasirnya yang putih terbentang luas sehingga terlihat indah.
Dari Bandara International Minangkabau, Padang, pulau tersebut dapat dicapai dengan total jarak tempuh sekitar 40 mil. Pulau Kumbang yang terletak di perairan laut wilayah Kabupaten Pesisir Selatan itu dapat ditempuh sekitar 45 menit dengan kapal laut biasa dari Painan. (*/jun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Rendang bantuan Dharmasraya telah sampai di Agam-Pessel, untuk Aceh-Sumut masih dalam perjalanan
25 December 2025 20:30 WIB
Bupati Hendrajoni tinjau posko pengungsian korban banjir bandang di Bayang Utara
13 December 2025 4:59 WIB
Dinas Kesehatan Pessel gelar pertemuan Penyusunan Profil Kesehatan 2025 di Hotel Triza Painan
06 December 2025 6:35 WIB
Dinas Pertanian Serahkan 300 Liter Minyak Goreng untuk Bantuan Tanggap Darurat di Pesisir Selatan
04 December 2025 14:11 WIB
Pemkab Pessel gerak cepat tangani pemadaman di tiga nagari Terisolir Bayang Utara
04 December 2025 10:09 WIB
Plt. Kadishub Pessel tinjau langsung kerusakan lampu PJU di Jalur 2 Salido
04 December 2025 9:55 WIB
Kesbangpol Pesisir Selatan Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Bayang"
03 December 2025 18:13 WIB
Polres Pessel gelar Rakor lintas sektoral untuk persiapan Pilwana Serentak 2025
03 December 2025 16:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018