Lima Prajurit Afghanistan, 25 Gerilyawan Tewas Dalam Dua Hari
Sabtu, 23 Agustus 2014 14:32 WIB
Kabul, (Antara/Xinhua-OANA) - Kementerian Pertahanan Afghanistan pada Sabtu menyatakan 25 gerilyawan telah tewas sementara 17 orang lagi cedera sejak Kamis pagi (21/8).
"Selama 48 jam belakangan, 25 gerilyawan telah tewas dan 17 lagi cedera dalam bentrokan dengan pasukan keamanan dan operasi militer di lima dari 34 provinsi di negeri ini," kata kementerian tersebut di dalam satu pernyataan.
Pernyataan itu juga mengkonfirmasi bahwa lima prajurit militer tewas dalam ledakan bom pinggir jalan di seluruh negeri tersebut selama priode yang sama.
Sementara itu para ahli militer menjinakkan 20 ranjau dara dan bom pinggir jalan yang dipasang oleh Taliban dalam dua hari belakangan, kata pernyataan tersebut, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu siang.
Di Provinsi Kunduz di bagian utara negeri itu, lebih dari dua lusin anggota Taliban tewas saat warga desa melancarkan perlawanan mereka terhadap gerilyawan di beberapa kabupaten selama lima hari belakangan, kata beberapa sumber provinsi.
Pasukan keamanan Afghanistan melancarkan pimpinan penuh operasi dari tentara pimpinan NATO pada pertengahan tahun lalu.
Negara yang dicabik pertempuran tersebut dijadwalkan mengambil-alih tanggung jawab bagi keamanannya sendiri dari tentara asing paling lambat pada penghujung tahun ini.
Lebih dari 44.000 prajurit koalisi pimpinan NATO, turun dari puncaknya sebanyak 130.000 pada 2010, ditempatkan di Afghanistan. Sebanyak 30.700 di antara mereka adalah prajurit Amerika dan Washington berencana memangkas jumlah pasukannya jadi kurang dari 10.000 tahun depan. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelda Yudi prajurit TNI yang gugur tersapu galodo Padang Panjang ditemukan, siang ini dimakamkan
02 December 2025 10:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018