70 Tewas Akibat Penyakit Pendarahan di Kongo Utara
Jumat, 22 Agustus 2014 6:57 WIB
Dakar, (Antara/Reuters) - Setidaknya 70 orang tewas di Republik Demokratik Kongo utara akibat wabah hemoragik gastroenteritis, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis, menyangkal bahwa penyakit itu adalah Ebola.
"Ini bukan Ebola," kata juru bicara WHO di email kepada Reuters, Kamis.
Laporan WHO Kamis dan dilihat oleh Reuters mengatakan bahwa 592 orang telah tertular penyakit itu, di antaranya 70 meninggal.
Tetapi badan kesehatan dunia itu tidak menjelaskan mengenai jenis dan cara pencegahan wabah penyakit baru tersebut, yang mengemuka bersamaan dengan mencuatnya wabah Ebola yang mematikan. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update korban kecelakaan beruntun di Panyalaian, lima tewas dan tiga luka-luka
26 January 2026 18:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018