Industri Musik Sumbang Rp5,237 Triliun Pada PDB
Selasa, 5 Agustus 2014 13:18 WIB
Jakarta, (Antara) - Industri musik menyumbang Rp5,237 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sepanjang 2013 dengan jumlah usaha dan serapan tenaga kerja yang terus meningkat.
"Sumbangan terhadap PDB dari industri musik kita terus bertambah, bahkan serapan tenaga kerjanya mencapai 55.958 orang tahun lalu. Sayangnya dibandingkan sektor lain ini masih sangat kecil, masih hanya nol koma sekian persen," kata Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ahman Sya di Jakarta, Selasa.
Meskipun dari angka itu, industri musik di Tanah Air tercatat mampu mengembangkan usaha hingga mencapai 16.182 jumlah usaha.
Namun menurut dia, industri musik berpotensi menyumbangkan kontribusi yang lebih besar dari itu jika mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, khususnya pemerintah.
"Industri musik ini perlu terus didorong pertumbuhannya," ucapnya.
Pihaknya sendiri telah memasukkan industri musik dalam Cetak Biru Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009-2015.
Dalam cetak biru itu disebutkan industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.
"Kami salah satunya merangsang kembali pengembangan lagu-lagu anak yang diharapkan berdampak pada industri musik di Tanah Air yang memiliki nilai tambah dan daya saing," tuturnya.
Pihaknya mencatat sejumlah kendala di bidang industri musik di antaranya maraknya pembajakan, terbatasnya ruang untuk berekspresi, dan sulit memprediksikannya selera pasar. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cikal Kreasi Agam-Pamenan Musik gelar festival menyanyi lagu Minang tingkat Sumbar
25 November 2025 15:24 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018