Tersangka Gerilyawan Al Qaida Tewaskan Sembilan Tentara Yaman
Selasa, 5 Agustus 2014 9:29 WIB
Aden, (Antara/Reuters) - Para gerilyawan telah menewaskan sedikitnya sembilan tentara dalam serangan di Yaman selatan dan timur selama tiga hari lalu, kata para pejabat setempat Senin, saat
pemerintah mengirim lebih banyak pasukan ke timur untuk menghadapi meningkatnya ancaman Al Qaida.
Al Qaida di Semenanjung Arab (AQAP), yang memanfaatkan kekacauan politik selama pemberontakan 2011 yang memaksa Presiden Ali Abdullah Saleh untuk mundur, telah berulang kali menyerang lembaga-lembaga negara, termasuk kamp militer dan bangunan pemerintah di seluruh negeri sekutu AS itu, menewaskan ratusan orang.
Stabilitas Yaman, yang terpecah, perbatasan berpori yang panjang
dengan negara eksportir top minyak dunia, Arab Saudi, dan yang pantainya memberikan jalur pelayaran utama, adalah menjadi keprihatinan internasional.
Seorang pejabat setempat mengatakan kepada Reuters, bahwa sekelompok gerilyawan menyerang satu pos pemeriksaan keamanan di jalan utama di Provinsi Hadramout, di Yaman timur pada Senin pagi, menewaskan enam tentara.
"Para gerilyawan diyakini dari Al Qaida dan mereka
menggunakan senapan mesin untuk menembak enam tentara itu," kata pejabat itu.
Pada Sabtu, tiga tentara tewas dalam serangan serupa
di Provinsi Shabwa selatan, kata para pejabat setempat kepada Reuters.
Gerilyawan Al Qaida berusaha untuk memaksakan versi Hukum Islam mereka di bagian-bagian Hadramout, di mana kontrol pemerintah
dianggap paling lemah.
Warga mengatakan bulan lalu selebaran-selebaran telah didistribusikan di kota timur Seiyoun memperingatkan kaum wanita untuk tidak pergi keluar tanpa ditemani seorang pria.
Para gerilyawan tersebar di banyak daerah terpencil di Yaman selatan dan timur pada Mei setelah kampanye militer memaksa mereka untuk melarikan diri dari benteng utama mereka di Provinsi Shabwa dan Abyan.
Mereka telah meluncurkan serangkaian serangan terhadap fasilitas pemerintah di Hadramout selama beberapa bulan terakhir.
Kantor berita negara Saba mengatakan Minggu bahwa pihak berwenang telah mengerahkan pasukan tambahan ke Seiyoun dengan instruksi untuk "memelihara keamanan dan stabilitas warga di daerah tersebut".
Amerika Serikat menganggap AQAP sebagai salah satu sayap jaringan gerilyawan yang paling aktif yang didirikan oleh Osama bin Laden, dan pihaknya telah meningkatkan dukungannya bagi pemerintah dan militer, termasuk untuk melakukan serangan pesawat tak berawak. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tanggapi resolusi parlemen Irak, Menlu Prancis sebut pasukan asing masih dibutuhkan perangi ISIS
06 January 2020 10:01 WIB, 2020
Gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi akui serang kapal Arab Saudi di pantai barat
26 July 2018 8:53 WIB, 2018
Ketegangan gerilyawan Palestina dan militer Israel meningkat di Jalur Gaza
30 May 2018 9:13 WIB, 2018
Gerilyawan Syiah Yaman Al-Houti luncurkan rudal ke kamp radar Saudi Arabia
20 May 2018 9:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018