Prancis Evakuasi Warganya dari Libya
Rabu, 30 Juli 2014 6:44 WIB
Paris, (Antara/AFP) - Prancis mengevakuasi warga negaranya dari Libya, Selasa, di tengah-tengah peningkatan pelanggaran hukum dan kerusuhan, menurut sumber pemerintah, setelah langkah serupa dilakukan oleh negara-negara Eropa lainnya.
Ada kurang dari 100 warga Prancis di Libya dan mereka akan dibawa keluar dari negara itu dengan kapal, kata sumber itu, seraya menambahkan bahwa operasi akan berakhir pada siang hari.
Beberapa negara yang lain, termasuk Inggris, Prancis, Jerman dan Mesir, pada akhir pekan menyarankan warga negaranya untuk segera meninggalkan negara itu.
Amerika Serikat juga mengevakuasi kedutaan besarnya, seraya mengutip risiko nyata pertempuran antara pasukan yang setia kepada pemerintah Libya dan kelompok Islam.
Negara-negara lain, termasuk Belanda, Belgia, Spanyol dan Turki, juga telah menyarankan warga negaranya untuk meninggalkan negara itu. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Fadly Amran perintahkan BPBD evakuasi 5 remaja terjebak di aliran Sungai Bangek
16 February 2026 18:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018