Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi evakuasi penemuan jasad wanita di Ngarai Sianok

Selasa, 28 April 2026 15:56 WIB
Image Print
Proses evakuasi warga Kabupaten Agam yang ditemukan terjatuh ke dalam jurang Ngarai Sianok sedalam 60 meter, Selasa (28/4). Korban atas nama Mar (81) sebelumnya dinyatakan hilang meninggalkan rumah sejak Minggu (19/4). ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Petugas kepolisian dari Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat mengevakuasi penemuan jasad wanita yang ditemukan di kedalaman lembah Ngarai Sianok sedalam 60 meter pada Selasa (28/4).

Setelah dilakukan evakuasi bersama tim gabungan Basarnas dan TNI, kepolisian mengungkap korban merupakan warga daerah setempat yang sebelumnya dinyatakan hilang sejak Minggu (19/4).

"Korban atas nama Mar (81), awalnya dilaporkan hilang meninggalkan rumah sepuluh hari yang lalu. Korban ditemukan di kedalaman 60 meter Ngarai Sianok, Ampek Koto, Agam," kata Kasi Humas Polresta Bukittinggi, Iptu Gunawan.

Proses pencarian sebelumnya dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Ampek Koto dan TNI dibantu pemerintah desa dan warga setempat.

Kepolisian mengungkap tidak terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan setelah dievakuasi pihak keluarga sudah menyatakan ikhlas dengan kondisi korban.

"Dari keterangan kesaksian warga, korban terakhir kali terlihat di kawasan pemakaman orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi penemuan sebelum dinyatakan hilang," kata Iptu Gunawan.

Korban ditemukan sekitar jam 11.00 WIB dan proses evakuasi menempuh dinding lembah ngarai berhasil diselesaikan pada jam 14.00 WIB..

"Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses penyelenggaraan jenazah hingga dimakamkan," kata Gunawan.

Ia menambahkan sesuai keterangan keluarga korban, aktifitas korban hampir setiap hari mengambil kayu bakar dan berjalan di sekitar lokasi di atas ngarai tempat dimana korban ditemukan.

"Sementara untuk kondisi kesehatan tidak adanya penyakit yang diderita oleh korban, Tim Inafis sudah mengidentifikasi," pungkasnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026