Thailand-Kamboja Pulihkan Jembatan Kereta Bersejarah
Sabtu, 26 Juli 2014 12:45 WIB
Sa Kaeo, (Antara/TNA-0ANA) - Departemen Perhubungan Thailand dan Kementerian Pekerjaan Umum, Transportasi Kamboja akan bersama-sama meletakkan batu pertama untuk pembangunan kembali jembatan kereta api yang menghubungkan Khlong Leuk dan Poi Pet, dengan tujuan untuk menghubungkan perekonomian kedua perbatasan.
Sekretaris Tetap Transportasi Thailand, Soithip Trisuddhi, dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Kamboja, Guang Sun, bersama-sama memimpin upacara untuk meletakkan batu fondasi bagi
rekonstruksi jembatan kereta api Khlong Leuk-Poi Pet di atas dasar jembatan tua, yang terletak di belakang Kantor Imigrasi Poi Pet di Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja.
Tidak digunakan selama 40 tahun, jembatan bersejarah ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Rama VII, yang digunakan untuk
transportasi dan pengiriman antara dua negara tetangga.
Tetapi setelah perang saudara pecah di Kamboja pada awal tahun 1970, rel jembatan Khlong Leuk-Poi Pet tidak digunakan lagi. Layanan kereta api pun dihentikan.
Sejak hari itu, kereta api dari Bangkok berakhir di stasiun Aranyaprathet, enam kilometer dari rel jembatan Khlong Leuk-Poi Pet.
Kemudian, Kereta Api Negara Thailand (SRT) mengalokasikan dana sebesar 2.808 juta miliar bath untuk pemeliharaan dan perbaikan stasiun kereta api dari Provinsi Chacheongsao ke semua jalan ke jembatan rel Khlong Luek di Provinsi Aranyaprathet.
Pada saat yang sama, Italia-Thai Development Plc, telah memenangkan tender untuk pembangunan semua stasiun dan jembatan kereta api.
Kementerian transportasi percaya bahwa setelah semua perbaikan selesai, logistik dan pariwisata antara kedua pihak akan sangat meningkat, sedangkan jembatan rel juga akan membantu untuk mengurangi
orang-orang yang bepergian melalui perbatasan Klong Leuk. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018