Tentara India Tewas dalam Penembakan di LoC Kashmir
Selasa, 22 Juli 2014 20:14 WIB
Srinagar, Kashmir-India, (Antara/Xinhua-OANA) - Seorang prajurit militer India tewas pada Selasa di Jalur Pemantauan (LoC) di Kashmir, selama baku-tembak dengan tentara Pakistan.
Prajurit tersebut tewas di sub-sektor Pallanwala, sekitar 30 kilometer di sebelah baratlaut Kota Jammu, Ibu Kota Musim Dingin Kashmir yang dikuasai India.
"Seorang prajurit kehilangan nyawa akibat penembakan ... oleh miliar Pakistan di Pallanwala pagi ini," kata Let. Kol. Manish Mehta, Juru Bicara Militer India.
"Penembakan tersebut dimaksudkan untuk memfasilitasi penyusupan gerilyawan ke wilayah kami," tambahnya.
Pihak India juga membalas penembakan dari pihak Pakistan itu.
"Upaya penyusupan digagalkan tapi pencarian masih berlangsung di daerah tersebut," kata pejabat tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam.
Pemerintah India pada Selasa mengatakan militernya telah membalas upaya pelanggaran yang berulangkali dilancarkan terhadap LoC.
"Pemerintah telah melakukan tindakan yang sesuai guna mencegah pelanggaran gencatan senjata yang berulangkali dilakukan oleh militer Pakistan," kata Menteri Pertahanan India Arun Jaitley di Parlemen India.
New Delhi dan Islamabad saling tuding bahwa masing-masing melakukan penembakan provokasi.
Tentara India dan Pakistan kadangkala terlibat baku-tembak di LoC, meskipun ada kesepakatan pada 2003 untuk mematuhi gencatan senjata di sepanjang perbatasan internasional dan LoC di Kashmir. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 WNA kendalikan sindikat judi daring di Bali, patroli siber Polisi bongkar jaringannya
07 February 2026 14:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018