Pemberontak Ukraina Katakan Bicara dengan Penengah Kamis
Kamis, 17 Juli 2014 10:17 WIB
Kiev, (Antara/AFP) - Para pemimpin pemberontak di Ukraina timur Kamis akan mengadakan konferensi video dengan satu kelompok mediator untuk membahas tentang kemungkinan gencatan senjata, kata seorang pejabat tinggi separatis Rabu.
Rencana untuk perundingan-perundingan melalui Internet yang sama antara kelompok-kelompok separatis dan satu Kelompok Kontak
trilateral yang melibatkan perwakilan Ukraina, Rusia dan OSCE gagal Selasa yang membuat para perunding mengecam pemberontak karena tidak
berkomitmen untuk pembicaraan.
Andrei Purgin, wakil perdana menteri yang memproklamirkan diri "Republik Rakyat Donetsk", mengatakan kepada AFP melalui telepon bahwa konsultasi-konsultasi akan dilakukan "besok malam" tetapi waktu yang tepat itu belum diputuskan.
Perundingan-perundingan sebelumnya melempem setelah dua putaran pada akhir Juni dan kemudian tidak dilanjutkan sejak Presiden Ukraina Petro Poroshenko merobek-robek hasil gencatan senjata untuk meluncurkan serangan militer terhadap para pemberontak.
Sejak itu, pasukan Ukraina telah merebut kembali sejumlah kota utama, tetapi kedua pihak erada di bawah tekanan internasional untuk menghentikan tiga bulan pertempuran yang telah menewaskan sekitar 600 jiwa itu.
Sementara itu Amerika Serikat, Selasa, menunjukkan diri dapat bergerak sendiri untuk memperberat sanksi atas Rusia jika Eropa tidak setuju meningkatkan sanksi pada Moskow terkait dengan kebijakannya di Ukraina.
Serangkaian tindakan sepihak disiapkan untuk digunakan Presiden Barack Obama menjatuhkan hukuman baru pada perekonomian Rusia, jika pertemuan pejabat Eropa di Brussels Rabu tidak memutuskan mengambil langkah sama, kata pejabat tinggi Amerika Serikat.
Namun Gedung Putih belum juga memutuskan tahapan apa pun yang akan menandai awal dari perubahan kebijakan mereka dari semula akan selaras dengan sanksi-sanksi Eropa, kata pejabat yang tidak mau disebutkan namanya.
Diskusi intens dilanjutkan dengan sekutu Amerika Serikat. Dan Washington tampaknya lebih suka bergerak selaras dengan Eropa terkait langkah-langkah yang menyasar sektor ekonomi Rusia dan industri pertahanan -- karena aksi bersama akan lebih efektif.
Obama telah menghabiskan beberapa pekan untuk membangun dukungan di antara sekutu-sekutu Amerika Serikat untuk disepakatinya sebuah sanksi baru bagi Moskow.
Sebelumnya Washington telah lebih dulu menjatuhkan sanksi yang menyasar "para kroni" di sekitar Presiden Rusia Vladimir Putin dan pejabat yang terlibat dalam kebijakan Ukraina. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kualifikasi Piala Dunia 2026 : Prancis tekuk Azerbaijan, Ukraina atasi Islandia
17 November 2025 6:47 WIB
Prancis buka Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Ukraina
06 September 2025 4:47 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018