Menlu Prancis Fabius di Wina Minggu untuk Perundingan Iran
Jumat, 11 Juli 2014 7:13 WIB
Paris, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius akan bertolak ke Wina Minggu untuk menilai keadaan pembicaraan antara negara-negara kuat dunia dan Iran atas pembatasan-pembatasan program nuklir republik Islam itu, kata sumber diplomatik di Paris.
Fabius dan para pejabat di P5+1 yang terdiri dari kelompok Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, Tiongkok dan Jerman akan "mengevaluasi situasi" dalam pembicaraan, yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan definitif dengan Iran pada 20 Juli, menurut sumber.
Sumber itu tidak mengatakan apakah menteri luar negeri yang lain akan hadir.
Perundingan-perundingan akhir untuk mengamankan kesepakatan bersejarah guna menjamin sifat damai program nuklir Iran dalam pertukaran untuk pencabutan sanksi terhadap Teheran dimulai pada 3 Juli di Wina.
Maraton diplomatik bisa terus berlangsung sampai 20 Juli ketika kesepakatan sementara disepakati pada November 2013 berakhir. Namun, batas waktu untuk putaran terbaru bisa diperpanjang selama enam bulan.
Prancis telah menggambarkan perundingan sebagai hal "sulit" dan pada Selasa mengatakan belum ada isu utama telah diselesaikan.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton, yang memimpin pembicaraan, mengatakan pada awal pekan ini bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk meminta para menteri luar negeri untuk hadir.
Pada Selasa, kantor berita Iran, IRNA melaporkan bahwa menteri luar negeri dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB akan tiba di Wina pada akhir pekan ini. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018