Dua Gerilyawan Meledakkan Diri di Arab Saudi Selatan
Sabtu, 5 Juli 2014 14:18 WIB
Dubai, (Antara/Reuters/AFP) - Stasiun televisi milik Arab Saudi, Al-Arabia, Sabtu mengatakan dua tersangka gerilyawan Al Qaida yang telah dikepung dalam satu gedung pemerintah di Arab Saudi selatan setelah serangan terhadap satu pos perbatasan dengan Yaman meledakkan diri, Sabtu pagi.
Saluran satelit itu tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai korban ledakan.
Pasukan keamanan Saudi telah mencari gerilyawan yang melarikan diri setelah serangan itu, di mana enam orang, termasuk salah satu pelaku bom bunuh diri dan dua personel keamanan, tewas.
Para pejabat Saudi mengatakan, seorang perwira keamanan Arab Saudi dan seorang prajurit Yaman tewas dalam serangan terhadap pos perbatasan antara kedua negara itu, Jumat.
Kementerian dalam negeri di Riyadh mengatakan, sebuah patroli keamanan perbatasan diserang tembakan di dekat pos Wadia di provinsi wilayah selatan, Sharura, menewaskan kepala satuan patroli itu.
Pasukan keamanan mengejar dan membunuh tiga penyerang, sementara orang keempat terluka dan ditangkap, kata seorang juru bicara kementerian itu.
Kantor Berita SPA mengutip juru bicara itu yang mengatakan, satu atau dua tersangka sedang dalam pengejaran.
Di Yaman, satu sumber keamanan mengatakan, orang-orang Al Qaida menyerang pos militer di perbatasan, menyulut bentrokan yang menewaskan satu prajurit Yaman dan melukai satu lain.
Penyerang menggunakan senapan mesin dan granat roket untuk menyerang sisi perbatasan Yaman di pos Wadia, kata sumber itu, dengan menambahkan bahwa pelaku berhasil melarikan diri.
Penyeberangan itu terletak di provinsi Hadramawt, Yaman tenggara, yang menjadi tempat persembunyian militan Al Qaida di Semenanjung Arab (AQAP).
Sejumlah pejabat daerah Yaman mengatakan kepada AFP, serangan Jumat itu memiliki ciri-ciri Al Qaida. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tanggapi resolusi parlemen Irak, Menlu Prancis sebut pasukan asing masih dibutuhkan perangi ISIS
06 January 2020 10:01 WIB, 2020
Gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi akui serang kapal Arab Saudi di pantai barat
26 July 2018 8:53 WIB, 2018
Ketegangan gerilyawan Palestina dan militer Israel meningkat di Jalur Gaza
30 May 2018 9:13 WIB, 2018
Gerilyawan Syiah Yaman Al-Houti luncurkan rudal ke kamp radar Saudi Arabia
20 May 2018 9:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018