DPR Minta Kementerian Bumn Kawal PMN Askrindo
Rabu, 2 Juli 2014 18:20 WIB
Jakarta, (Antara) - Komisi VI DPR RI meminta Kementerian BUMN mengawasi penggunaan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp700 miliar yang diberikan kepada PT Askrindo (Asuransi Kredit Indonesia) untuk perkembangan perusahaan.
"Hasil rapat hari ini kami memberi catatan agar Kementerian BUMN membuat sistem pengawasan terhadap dana PMN Askrindo," kata anggota Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijaya pada rapat kerja dengan Menteri BUMN yang diwakili Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Jasa Keuangan Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Gatot Trihargo di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan masih banyak catatan evaluasi untuk Askrindo terkait pencairan dana PMN.
Beberapa catatan yaitu, pertama DPR meminta penjelasan lebih rinci terkait kasus investasi yang belum jelas penyelesaian masalahnya.
Catatan kedua, katanya, pembukuan semua aliran putaran dana harus rinci dan terpisah.
Kemudian meminta pihak kementerian untuk mengawal dana PMN agar kasus penyelewengan dana Askrindo pada 2013 tidak terulang kembali.
"Memang banyak catatan yang harus dibenahi dan diklarifikasi lagi dengan Askrindo, kami akan awasi dan evaluasi lagi," kata Gatot Trihargo ketika dikonfirmasi sesudah rapat.
Dia berujar pembagian PMN ada dua antara Jamkrindo dan Askrindo. Jamkrindo menerima 65 persen tanpa catatan sedangkan Askrindo menerima bagian 35 persen dengan beberapa catatan yang harus dipenuhi kepada DPR RI. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Wali Kota Solok Lakukan Sidak ke DPMPTSP, Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
30 January 2026 17:37 WIB
Pemkot minta Kemenhub tambah petugas jaga perlintasan sebidang di Pariaman
24 January 2026 20:29 WIB
Hansi Flick minta Barcelona raih kemenangan di laga terakhir Liga Champions
22 January 2026 12:01 WIB
Bukittinggi berpeluang jadi Daerah Istimewa, Gubernur Sumbar minta kajian mendalam
21 January 2026 10:21 WIB
Legislator minta Sumbar segera urus pembebasan lahan "fly over" Sitinjau Lauik
21 January 2026 4:13 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018