Jubir Partai: PM Nepal Didiagnosa Tuberkulosis
Kamis, 26 Juni 2014 18:40 WIB
Kathmandu, (Antara/AFP) - Para dokter Amerika Serikat yang merawat Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala mendiagnosa pria berusia 75 tahun itu mengidap tuberkulosis, kata juru bicara partai Kongres Nepali, Kamis.
Koirala pergi ke Pusat Kanker Sloan-Kettering New York pekan lalu untuk perawatan setelah tes rutin menunjukkan sebuah titik di paru-parunya yang menimbulkan kekhawatiran adanya kanker.
"Para dokter telah mendiagnosa perdana menteri dan dia mengidap tuberkulosis, bukan kanker, dan telah memberitahu penyakit itu bisa disembuhkan dengan cukup mudah," kata Dilendra Prasad Badu, juru bicara partai berkuasa itu.
"Saya berbicara dengan perdana menteri hari ini, ia merasa baik dan berharap bisa kembali ke Nepal dalam satu minggu hingga 10 hari ke depan," kata Badu kepada AFP di Kathmandu.
Koirala, yang tadinya adalah perokok berat hingga ia didiagnosa kanker lidah delapan tahun lalu, akan menjalani perawatan radiasi untuk mencegah kambuhnya penyakit sebelum kembali ke Nepal, kata Badu.
Perdana menteri yang memimpin partai itu, menjabat sejak Februari setelah memenangi pemilu dengan janji mengantarkan konstitusi yang lama tertunda kepada negara Himalaya dalam satu tahun. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sadio Manesebut kedisiplinan jadi kunci Senegal melaju ke partai final Piala Afrika 2025
15 January 2026 15:10 WIB
Kesbangpol Sawahlunto Gerakkan "Ruko Hibah Parpol" Perkuat Tata Kelola Dana Hibah Partai
07 December 2025 15:18 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018