Karzai Ingin PBB Intervensi Penghitungan Suara di Afghanistan
Sabtu, 21 Juni 2014 7:14 WIB
Kabul, (Antara/Reuters) - Presiden Afghanistan Hamid
Karzai pada Jumat mengatakan bahwa dia ingin Perserikatan Bangsa Bangsa
campur tangan dalam proses pemilihan presiden di negaranya setelah salah satu calon keluar dari proses atas tuduhan penipuan massa.
Jutaan warga Afghanistan berbondong pada Sabtu untuk
putaran kedua memilih pengganti Karzai, yang menentukan uji ambisi negara itu untuk mentransfer kekuasaan secara demokratis pertama kalinya dalam sejarah yang penuh gejolak.
Tetapi mantan pemimpin oposisi Abdullah Abdullah Rabu menarik para pemantaunya dari proses dan menuntut penghitungan suara dihentikan, berpotensi menggelincirkan apa yang dilihat sebagai
pemecah-belahan suara sebelum sebagian besar pasukan asing pergi.
Ia juga menyerukan PBB untuk campur tangan untuk menyelamatkan proses itu.
"Menunjuk kepada saran Dr Abdullah tentang peran PBB ...
Karzai mengatakan bahwa tidak hanya dia setuju dengan saran ini tetapi dia anggap itu langkah positif untuk mengatasi masalah ini," kata pernyataan kantor Karzai.
PBB mengatakan langkah Abdullah adalah disesalkan dan bahwa proses harus terus berjalan.
Dalam hal ini tidak segera tersedia untuk mengomentari dukungan terhadap Karzai untuk sarannya.
Putaran kedua menghadapkan mantan pejuang anti-Taliban dan
pemimpin oposisi Abdullah terhadap ekonom ex-Bank Dunia dan mantan menteri keuangan Ashraf Ghani, setelah tak berhasil mengamankan 50 persen yang diperlukan untuk memenangkan pilpres putaran pertama langsung pada 5 April. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gelar Rakor pelaksanaan ILASPP, Menteri Nusron Ingin perbanyak peta 1:5.000 untuk percepat penyusunan RDTR
30 January 2026 10:10 WIB
Carrick ingin performa saat hadapi City jadi standar baru Manchester United
19 January 2026 10:57 WIB
Michael Carrick tak ingin terbawa euforia usai Manchester United kalahkan City
18 January 2026 5:24 WIB
Menteri Nusron ingin tokoh keagamaan terlibat aktif dalam penyelesaian sertipikasi tanah wakaf
08 January 2026 16:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018