PM Palestina: Israel Berlebihan Tanggapi Tiga Remaja yang Hilang
Jumat, 20 Juni 2014 20:15 WIB
Paris, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Malki Jumat menuduh Israel berlebihan dalam tanggapannya atas tiga remaja yang hilang dan menyatakan negara itu harus membuktikan Hamas berada di belakang hilangnya mereka.
Tetapi Malki mengatakan jika terbukti gerakan Hamas menculik anak-anak remaja tersebut, hal itu akan mengancam pemerintah persatuan Palestina yang dibentuk bulan ini.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Hamas melakukan penculikan dua remaja berusia 16 tahun dan seorang remaja berumur 19 tahun pekan lalu dari satu tempat di Tepi Barat.
Israel telah melancarkan operasi militer masif untuk menemukan mereka, menangkap 330 warga Palestina dan mengecek lebih 1.000 lokasi.
Hamas menolak tudingan bahwa pihaknya menculik para remaja itu dengan menyebutnya "bodoh" dan Malki mengatakan Netanyahu tak mempunyai hak untuk membuat klaim tanpa bukti.
"Dia tak boleh menyalahkan satu pihak tanpa menunjukkan bukti. Manakala Anda ke pengadilan jika Anda tak menunjukkan bukti Anda kehilangan kasus Anda," kata Malki kepada kantor berita AFP di sela-sela satu konferensi di Senat Prancis di Paris.
"Tiga remaja itu telah hilang tapi tentara Israel telah menangkap 300 warga Palestian... Mereka telah menghancurkan lebih 150 rumah Palestina sejak minggu lalu," kata dia.
"Reaksi mereka di luar batas akal sehat dan apa yang membuat saya marah sekali kurangnya reaksi dari masyarakat internasional."
Dia melukiskan reaksi Israel "berlebihan" dan berpendapat apa yang dilakukannya punya maksud-maksud politik.
Israel telah memanfatkan peluang untuk menyudutkan Hamas dan kepemimpinan Palestina, yang pembentukan satu pemerintahan gabungan mengarah kepada pemerintahan bersama Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk pertama kali dalam tujuh tahun.
"Jika diketahui bahwa Hams di balik (penculikan), kemudian tentu saja pemerintahan persatuan akan berisko. Kami tidak akan mentolerir dan menerima fakta bahwa Hamas menggunakan dan menyalahgunakan pemerintahan rekonsiliasi ini untuk merusak kepentingan nasional bangsa Palestina," kata Malki.
"Tetapi jika Netanyahu punya bukti, dia harus menunjukkannya."
Seorang anak berusia 14 tahun terbunuh Jumat dan dua warga Palestina cedera dalam bentrokan-bentrokan yang dipicu oleh operasi militer Israel.
"Kami tidak akan terbawa dalam konfrontasi. Kami akan menahan diri, kami akan mencegah rakyat beraksi atas peningkatan konfrontasi militer Israel," kata Malki. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menyentuh Hati: Warga Palestina kirim bantuan untuk korban banjir di Sumbar
06 December 2025 16:18 WIB
Aksi bela dan konser amal Opick dari Padang Panjang untuk Palestina kumpulkan donasi Rp.310 juta
23 November 2025 18:52 WIB
Pemkot Bukittinggi ungkap donasi untuk Palestina bersama Band Wali capai Rp 845 juta
20 October 2025 13:46 WIB
Jam Gadang 88 diresmikan Gubernur Sumbar, donasikan ratusan juta untuk Palestina
18 October 2025 14:34 WIB
Laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Italia vs Israel diwarnai bentrokan demonstran pro-Palestina
15 October 2025 11:43 WIB
Persatuan Alumni SLTA Se-Bukittinggi Agam, Jam Gadang 88 galang dana kemanusiaan untuk Palestina
13 October 2025 13:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018