Presiden Bashar Umumkan "Amnesti Umum"
Senin, 9 Juni 2014 19:23 WIB
Damaskus, (Antara/AFP) - Presiden Suriah Bashar al-Assad, Senin mengumumkan "amnesti umum" untuk semua kejahatan yang dilakukan sampai saat ini, kata televisi negara, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Saluran Tv itu mengutip Menteri Kehakiman Najem al-Ahmad mengatakan, keputusan tersebut diterbitkan dalam konteks "pengampunan sosial, kohesi nasional panggilan untuk hidup berdampingan, ketika tentara mengamankan beberapa kemenangan militer."
Hal itu tidak segera jelas siapa yang akan disertakan dalam amnesti tersebut.
Kelompok-kelompok HAM mengatakan, pemerintah Suriah menahan puluhan ribu tahanan di penjara-penjara di mana penyiksaan dan pelanggaran lainnya dilakukan secara sistematis.
Sejak pecah pemberontakan anti-Bashar Maret 2011, rezim telah
mencap semua pembangkang sebagai "teroris", memenjarakan ribuan secara sewenang-wenang, menurut organisasi hak asasi manusia.
Rezim sebelumnya mengeluarkan amnesti pada tanggal 31 Mei dan 21 Juni 2011.
Dua amnesti lainnya diumumkan pada 15 Januari dan 16 April 2013. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Negosiasi diprakarsai Rusia gagal, perang Turki dan Suriah tinggal menunggu waktu
20 February 2020 12:13 WIB, 2020
Al-Jaafari sebut pembebasan Golan dari pendudukan Israel sebagai prioritas
24 July 2019 9:59 WIB, 2019
Bashar anggap perang Suriah adalah perang internasional, bukan perang saudara
25 June 2018 7:18 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018