Enam Juta PNS Jadi Peserta Jamsos 2015
Senin, 2 Juni 2014 20:04 WIB
Jakarta, (Antara) - Sekitar enam juta pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI/Polri, sesuai dengan amanah undang-undang, akan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Tahun 2015.
Direktur Pelayanan dan Pengaduan BPJS Ketenagakerjaan, Achmad Riadi, dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin, PNS dan TNI/olri itu akan menjadi peserta Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK) dimana pun mereka berada.
Riadi dalam acara Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri No.37/2014 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2015 di sebuah hotel di Jakarta mengatakan iurannya relatif kecil dan dibayar oleh pemberi kerja (pemerintah).
"Preminya sangat kecil 0,24 persen untuk JKK dan 0,3 persen untuk program JK," kata Riadi.
Sesuai dengan peraturan perundangan, PNS dan TNI/Polri hanya akan ikut program JKK dan JK pada BPJS Ketenagakerjaan, sementara program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) akan di mulai tahun 2029.
Payung hukum keikutsertaan PNS dan TNI/Polri dalam program BPJS Ketenagakerjaan sudah ada di peraturan presiden (Perpres). Sejak dimulainya transformasi jaminan sosial, BPJS Ketenagakerjaan sedang mempersiapkan peraturan direksi secara bertahap untuk mengatur mekanisme kedua program agar bisa berjalan sesuai harapan.
Saat ini sekitar 16.000 PNS sudah bergabung menjadi peserta, seperti di Manado, Sumatera Utara dan Papua. "Kami mengapresiasi pemerintah daerah atas partisipasinya mengikutsertakan PNS-nya dalam program jaminan sosial lebih dahulu," ucap Riadi.
Dia yakin, ke depan program BPJS Ketenagakerjaan akan diterima di semua lapisan masyarakat pekerja. "Sosialisasi di berbagai daerah menunjukan bahwa seluruh pemerintah daerah merespon positif program BPJS Ketenagakerjaan," kata Riadi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jumat (08/05/2026) pagi, emas Antam turun tipis Rp1.000 jadi Rp2,839 juta per gram
08 May 2026 9:43 WIB
Telkom bantu Rp96 juta untuk tingkatkan kompetensi digital siswa SMPN 4 Sawahlunto
05 May 2026 14:16 WIB
Harga emas Antam Senin (04/05/2026) ini turun tipis Rp1.000 menjadi Rp2,795 juta/gr
04 May 2026 9:19 WIB
Sabtu (02/05/2026) harga emas Antam turun tipis Rp3.000 ke angka Rp2,796 juta/gr
02 May 2026 10:21 WIB
Rabu (29/04/2026) pagi ini harga emas Antam anjlok Rp30.000 jadi Rp2,784 juta/gr
29 April 2026 9:35 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018