Logo Header Antaranews Sumbar

Kompolnas Kecam Tindakan Penyerangan Polsek Pirime

Rabu, 28 November 2012 06:30 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARA) - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecam tindakan penyerangan yang dilakukan gerombolan tak dikenal di Mapolsek Pirime, Kabupaten Lany Jaya, Provinsi Papua, pada Selasa pagi yang menyebabkan tiga anggota Polri tewas. "Kami prihatin atas tindakan biadab ini, dan meminta Polri agar segera menangkap pelakunya," kata Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman di Jakarta, Selasa. Menurut Hamidah, perbuatan sekelompok gerombolan tak dikenal itu adalah perbuatan keji dan harus ditindak dengan tegas. Kompolnas meminta agar polisi, TNI dan masyarakat Papua saling bahu membahu agar bisa menciptakan situasi yang kondusif. "Kami memberikan dukungan yang besar kepada Polri, agar terus menjaga keamanan di Papua," kata Hamidah. Penyerangan dilakukan oleh sekitar sepuluh orang dan juga melakukan pembakaran yang menyebabkan tiga personel Polri yakni Briptu Daniel Makuker, Brigpol Jepri Rumkorem, dan Kapolsek Pirime, Ipda Rofli Takubesi. Sementara itu, dari Jayapura dikabarkan satu anggota polisi yang bertugas di Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, dikabarkan selamat, yakni Briptu MG, dari kasus penyerangan dan penembakan yang dilakukan orang tak dikenal. Kabid Humas Polda Papua, AKBP Gede Sumerta kepada ANTARA, Selasa, mengakui, dari laporan terakhir terungkap satu anggota Polsek berhasil selamat dalam insiden tersebut. Ketika ditanya kondisi anggota yang selamat, Kabid Humas Polda Papua mengakui belum mengetahui dengan pasti kondisi terakhir Briptu MG. "Saya belum mengetahui dengan pasti kondisi anggota yang selamat dari insiden tersebut," kata Kabid Humas Polda Papua. Diakuinya, saat ini Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian sudah berada di Wamena dan selanjutnya menuju Pirime yang berjarak sekitar tiga jam dari Wamena dengan menggunakan jalan darat. Kapolda dijadwalkan Rabu, (28/11) menuju ke Pirime didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Papua. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026